Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Senin, 21 Juli 2024, menjadi hari terpanas dalam sejarah dengan suhu rata-rata global harian mencapai rekor tertinggi baru. Demikian menurut Layanan Perubahan Iklim Uni Eropa, Copernicus, pada Selasa (22/7).
Suhu baru tertinggi yang tercatat sebesar 17,09 derajat Celcius, sedikit melampaui rekor sebelumnya sebesar 17,08 derajat Celcius yang terjadi pada 6 Juli 2023. “Ini menandai suhu rata-rata global tertinggi setidaknya sejak tahun 1940,” demikian menurut laporan yang dirilis oleh layanan tersebut.
Sebelum Juli 2023, rekor suhu rata-rata harian global sebelumnya tercatat pada 13 Agustus 2016, yaitu 16,8 derajat Celsius. Menurut laporan tersebut, dunia mengalami 57 hari terpanas melebihi rekor sebelumnya dalam 13 bulan terakhir.
Baca juga : PBB Peringatkan Dunia di Ambang Kehancuran
“Menggambarkan perbedaan antara suhu dalam 13 bulan terakhir dan rekor suhu sebelumnya sebagai sesuatu yang benar-benar mengejutkan", “ ujar Carlo Buontempo, direktur layanan tersebut.
"Kita sekarang berada di wilayah yang belum dipetakan dan karena iklim terus memanas, kita pasti akan melihatnya rekor baru dipecahkan dalam beberapa bulan dan tahun mendatang," imbuhnya.
Tahun 2023 telah dipastikan sebagai tahun terpanas yang pernah tercatat. Laporan hari Selasa menunjukkan tahun 2024 berpotensi menjadi lebih panas dibandingkan tahun 2023, meskipun masih terlalu dini untuk memprediksi secara pasti.
Seperti telah diwartakan sebelumnya, gelombang panas yang hebat telah melanda Amerika Serikat, Eropa, dan Asia selama sebulan terakhir, sehingga meningkatkan risiko kesehatan dan kebakaran lahan dan hutan. (Xinhua/M-3)
Studi terhadap 5 juta kelahiran di Afrika dan India mengungkap tren mengejutkan, paparan panas saat hamil menurunkan jumlah bayi laki-laki yang lahir.
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
PERWAKILAN Perempuan Nelayan Sumatra Utara, Jumiati, mengungkapkan perubahan iklim membuat cuaca sulit diprediksi. Itu berdampak pada banyaknya nelayan di kampungnya kesulitan melaut.
Studi terbaru mengungkap tanaman tropis mengalami pergeseran waktu berbunga hingga 80 hari. Fenomena ini mengancam rantai makanan dan kelangsungan hidup hewan.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Peneliti menemukan penurunan kadar garam di Samudra Hindia bagian selatan. Fenomena ini mengancam sistem sirkulasi laut global dan iklim dunia.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Studi cincin pohon pinus di Spanyol mengungkap anomali cuaca paling ekstrem sejak 1500-an. Ketidakstabilan curah hujan kini mencapai titik kritis.
Analisis mendalam Avatar: Fire and Ash sebagai metafora krisis iklim. Menghubungkan 'Bangsa Abu' dengan data kebakaran hutan global 2025-2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved