Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERWAKILAN Partai Demokrat Adam Schiff secara terbuka meminta Presiden Joe Biden untuk mundur dari pencalonan.
Pengumuman Schiff, yang mencalonkan diri untuk Senat AS di California, menjadikannya Demokrat pertama yang mendesak Biden untuk mundur sejak percobaan pembunuhan yang gagal terhadap mantan Presiden Donald Trump akhir pekan lalu. Permintaan Schiff juga penting karena, tidak seperti banyak Demokrat lainnya yang sejauh ini secara terbuka meminta Biden untuk mundur, dia tidak berada di distrik swing dan dia dekat dengan mantan Ketua DPR Nancy Pelosi.
“Meskipun keputusan untuk mundur dari kampanye adalah keputusan Presiden Biden sendiri, saya percaya sudah waktunya bagi dia untuk meneruskan estafet kepemimpinan. Dan dengan melakukannya, mengamankan warisannya sebagai pemimpin dengan memungkinkan kita untuk mengalahkan Donald Trump dalam pemilihan yang akan datang,” kata Schiff dalam sebuah pernyataan.
Baca juga : Joe Biden Akui Demokrat Garis Depan Mungkin Menjauh Darinya
Demokrat California ini pernah bertugas sebagai manajer pemakzulan selama salah satu pemakzulan Trump dan telah menjadi salah satu kritikus tajam terhadap mantan presiden tersebut. Dalam pernyataannya, Schiff memuji warisan Biden tetapi menambahkan, “bangsa kita berada di persimpangan.”
“Presidensi Trump yang kedua akan merusak fondasi demokrasi kita, dan saya sangat khawatir apakah Presiden dapat mengalahkan Donald Trump pada bulan November,” lanjutnya.
Sebelumnya, setelah penampilan buruk Biden dalam debat CNN bulan lalu, Schiff hanya akan mengatakan bahwa presiden “harus meluangkan waktu untuk membuat keputusan yang paling tepat” tentang masa depan kampanyenya.
Seorang pejabat kampanye Biden menanggapi permintaan dari Schiff dengan menunjuk pada surat tanggal 8 Juli dari Biden kepada anggota kongres Demokrat yang mencatat niatnya untuk tetap dalam pencalonan, bersama dengan dukungannya dari anggota parlemen Demokrat, seperti Ketua Kaukus Hispanik Kongres Nanette Barragan, antara lain.
Partai Demokrat tetap bingung tentang jalan ke depan di tengah kekhawatiran bahwa, mengingat debat tersebut, Biden tidak dapat mengalahkan Trump dan dia berisiko menjatuhkan Demokrat di bawahnya pada bulan November. Sebelumnya pada hari Rabu, CNN melaporkan bahwa Komite Nasional Demokrat bergerak maju dengan rencana kontroversialnya untuk secara virtual menominasikan Biden menjelang konvensi Demokrat di Chicago bulan depan – mengabaikan seruan yang semakin banyak dari beberapa pejabat terpilih partai untuk meninggalkan strategi tersebut mengingat perdebatan yang serius tentang apakah presiden harus terus mencari masa jabatan kedua. (CNN/Z-3)
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
SEJUMLAH perusahaan besar AS, termasuk Meta Platforms, Broadcom, dan Qualcomm, menghadapi masalah baru saat mencoba memanfaatkan diskon pajak.
Mantan Ibu Negara Pantai Gading, Simone Gbagbo mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu Oktober mendatang.
Korea Selatan menggelar pemilu presiden mendadak setelah krisis politik akibat darurat militer oleh mantan Presiden Yoon Suk Yeol.
Wali Kota Warsawa Rafal Trzaskowski meraih kemenangan tipis dalam pemilihan presiden Polandia, menurut hasil jajak pendapat saat pemungutan suara berakhir.
Korea Selatan akan menggelar pemilu presiden pada 3 Juni 2025, setelah Mahkamah Konstitusi resmi mencopot Yoon Suk Yeol dari jabatan presiden akibat deklarasi darurat militer.
MAHKAMAH Konstitusi mengambil putusan cemerlang, memperkuat demokrasi dengan memulihkan makna kedaulatan rakyat.
Tidak hanya partai politik, tetapi juga masyarakat yang akan memilih dalam hal pemilihan presiden dan wakil presiden tentunya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved