Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joe Biden mengakui Demokrat garis depan mungkin akan menjauh dari dukungannya sebagai calon presiden utama mereka karena mereka menghadapi tantangan besar dalam pemilihan ulang mereka, di tengah kekhawatiran tentang bagaimana pencalonannya dapat mempengaruhi hasil pemilihan di distrik-distrik kunci.
“Kenyataannya adalah saya memahami kepentingan diri seorang kandidat. Jika mereka berpikir bahwa berlari bersama Biden di puncak tiket akan merugikan mereka, maka mereka akan menjauh. Saya mengerti itu,” kata Biden kepada para reporter dalam sebuah konferensi pers.
Presiden membandingkannya dengan pengalamannya saat dia mencalonkan diri di Delaware ketika negara bagian itu tidak sekuat Demokrat di tingkat nasional.
Baca juga : Presiden Joe Biden Berupaya Menghidupkan Kembali Kampanye Pemilihannya di Tengah Keraguan Demokrat
Presiden juga mempertanyakan akurasi polling dengan mengatakan bahwa kampanye sebenarnya belum benar-benar dimulai.
“Seberapa akurat polling-polling saat ini menurut kalian?” kata Biden.
“Intinya adalah bahwa semua data polling saat ini, yang saya rasa terlalu dini karena kampanye sebenarnya belum dimulai, maksud saya, belum mulai dengan sungguh-sungguh. Sebagian besar waktu, kampanye baru benar-benar dimulai setelah September – setelah Hari Buruh. Jadi, banyak hal bisa terjadi.”
Baca juga : Joe Biden Dilengserkan Usianya
Sementara itu, mantan Presiden Donald Trump memanfaatkan sebuah kekeliruan dari jawaban pertama presiden dalam konferensi pers tersebut.
Trump menggunakan pos di Truth Social untuk menyoroti momen di mana Biden secara keliru menyebut Wakil Presiden Kamala Harris sebagai “Wakil Presiden Trump.”
“Joe yang Curang memulai Konferensi Pers ‘Big Boy’-nya dengan, ‘Saya tidak akan memilih Wakil Presiden Trump untuk menjadi wakil presiden, meskipun saya pikir dia tidak memenuhi syarat untuk menjadi presiden.’ Kerja yang hebat, Joe!” tulis Trump, disertai dengan cuplikan video momen tersebut.
Baca juga : Biden Berharap Raih Kemenangan Mudah di South Carolina
Beberapa Republikan di Kongres juga memanfaatkan kekeliruan ini, dengan Perwakilan Florida Anna Paulina Luna menggunakan kesalahan tersebut sebagai alasan untuk melanjutkan seruannya agar Jaksa Agung Merrick Garland merilis rekaman wawancara antara Biden dan Robert Hur, mantan penasihat khusus.
Sementara itu, Senator Kansas Roger Marshall menegaskan kembali dukungannya untuk Trump.
“Donald Trump bukanlah Wakil Presiden kita saat ini, tapi dia akan menjadi Presiden kita berikutnya,” tulis Marshall. (CNN/Z-3)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons soal wacana mengenai pilpres 2029 yang mana Presiden Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Mantan Ibu Negara Pantai Gading, Simone Gbagbo mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu Oktober mendatang.
Korea Selatan menggelar pemilu presiden mendadak setelah krisis politik akibat darurat militer oleh mantan Presiden Yoon Suk Yeol.
Wali Kota Warsawa Rafal Trzaskowski meraih kemenangan tipis dalam pemilihan presiden Polandia, menurut hasil jajak pendapat saat pemungutan suara berakhir.
Korea Selatan akan menggelar pemilu presiden pada 3 Juni 2025, setelah Mahkamah Konstitusi resmi mencopot Yoon Suk Yeol dari jabatan presiden akibat deklarasi darurat militer.
MAHKAMAH Konstitusi mengambil putusan cemerlang, memperkuat demokrasi dengan memulihkan makna kedaulatan rakyat.
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved