Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Humas Aksi Hari Al-Quds Internasional se-Indonesia Dede Azwar mengecam rencana Istael melakukan serbuan ke Rafah.
Menurutnya, melawan rezim zionis harus lewat perlawanan, tak cukup hanya dengan suara.
"Rakyat Rafah, atau Gaza secara umum bukan hanya korban. Mereka adalah pahlawan karena tetap bertahan di Tanah Air mereka," ujar Dede, Rabu (10/4).
Baca juga : Benjamin Netanyahu Tolak Permintaan Dunia dan Janji Serang Rafah
Menurut Dede, pemberitaan media saat ini terlalu terpaku pada penderitaan warga Gaza saja. Kenyataan di lapangan, tegasnya, warga melakukan perlawanan terhadap penjajahan Israel.
"Sikap saya terhadap rencana Israel menyerbu Rafah, jelas ini harus disetop, tapi bukan dengan suara, melainkan dengan perlawanan," tandasnya.
Ia menegaskan rezim Zionis tidak mengenal bahasa selain perang, jadi harus mendapat perlawanan. Ini yang menjadi alasannya sangat membela Palestina.
Baca juga : AS tidak Yakin Israel akan Serang Rafah dalam Waktu Dekat
"Kenapa kami membela Palestina begitu keras karena ini soal penjajahan," imbuh Dede.
Di sisi lain, ia juga mengkritisi jejaring aktivis World Uyghur Congress (WUC) yang justru mengecam Hamas tapi tidak pernah mengecam penjajahan dan kekerasan Israel sejak 1948 sampai sekarang.
Menurutnya, WUC merupakan kelompok yang didanai oleh National Endowment for Democracy (NED) milik Amerika Serikat.
Baca juga : AS Belum Restui Rencana Israel Menginvasi Rafah
“Mereka (WUC) sudah didaftar, disebut pemerintah Tiongkok sebagai teroris,” jelas Dede. Dengan markas di Munich, Jerman, Dede mengatakan sudah bisa dipahami bahwa WUC merupakan ‘alat’ Barat untuk mendestabilisasi Tiongkok.
“Sekarang identitas keislaman mereka pakai untuk dibenturkan dengan Hamas. Yang kita tahu, Hamas jatuh bangun membela Palestina,” tegasnya.
Era Hitler, menurut Dede, penjajahannya tidak separah yang terjadi di Gaza. Dede juga menuturkan, protes bakar diri di Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu menjadi hal yang luar biasa dalam membela Palestina.
Baca juga : 6 Bulan Perang Israel-Hamas, Perdamaian di Jalur Gaza Kian Sulit Tercapai
Selain itu, Dede juga menjawab terkait keinginan Irlandia dan negara Eropa untuk mengakui Palestina sebagai negara. Menurutnya, hal tersebut sah-sah saja.
Meski demikian, dukungan tersebut harus dengan catatan, apakah murni mendukung kemerdekaan Palestina di semua wilayah termasuk Gaza atau hanya mendukung pemerintahan yang akan memimpin Palestina saja.
Menurutnya, pengakuan tersebut harus di semua wilayah Palestina, baik itu Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem.
"Dalam bahasa kami, kita tidak menempuh jalur pengkhianatan, itu bukan kita,” pungkasnya. (MTV/Z-7)
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
Israel menerima dua jenazah sandera dari Gaza melalui Palang Merah. Pemerintah menegaskan penyeberangan Rafah akan tetap ditutup sampai seluruh sandera dikembalikan.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan bahwa fase kedua gencatan senjata di Jalur Gaza telah dimulai.
Israel memangkas separuh bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menunda pembukaan perbatasan Rafah dengan Mesir.
Menteri Pertahanan Israel mengusulkan pemindahan massal warga Gaza ke kamp tertutup di Rafah.
SEDIKITNYA 30 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 150 lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (1/6).
Truk kontainer bantuan kemanusiaan ini dikirim melalui Rafah, bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Mesir, Bait Zakat Wa As-Shadaqat dan Sunnah Al Hayyah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved