Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Kebangkitan partai sayap kanan kini tengah menggejala di Eropa. Beberapa negara di benua biru, termasuk Italia, Slovakia, Hongaria, dan Finlandia, dijalankan oleh koalisi yang dipimpin oleh atau termasuk partai-partai sayap kanan. Belanda juga termasuk dalam daftar ini setelah kemenangan Geert Wilders, dalam pemilu legislatif November lalu.
Portugal, yang selama satu dekade terakhir di bawah pemerintahan sosialis, kemungkinan juga akan bergeser ke arah ini. Hal itu akan ditentukan pada pemilu legslatif yang mulai digelar pada 10 Maret. Minggu (25/2) hari ini, kampanye pemilu Portugal resmi dimulai.
Portugal, yang pada April ini merayakan setengah abad sejak “Revolusi Bunga” yang mengakhiri kediktatoran fasis yang sudah berlangsung lama, telah menghindari partai-partai sayap kanan dan anti-kemapanan yang baru-baru ini meraih kesuksesan di negara lain di Eropa.
Baca juga : Pemilu yang Dikehendaki Konstitusi tak Tercapai, bila hanya Meributkan Angka
Namun, kecenderungan itu diperkirakan akan berakhir. Partai Chega (“Cukup” dalam bahasa Portugis), yang dibentuk pada tahun 2019 oleh mantan komentator sepak bola yang menjadi pengkritik keras pemerintah, memperoleh 15% hingga 20% suara dalam jajak pandapat.
“Pengunduran diri Perdana Menteri Sosialis Antonio Costa yang mengejutkan, yang tidak mencalonkan diri kembali, telah membantu Partai Chega,” kata Antonio Costa Pinto, seorang ilmuwan politik di Institut Ilmu Sosial, Universitas Lisbon.
“Tema korupsi, dalam kondisi Eropa saat ini, berpihak pada kelompok sayap kanan radikal,” katanya.
Baca juga : Dinasti Politik dan Nepotisme Jokowi Bertentangan dengan Kedaulatan Rakyat
Chega, yang anti-imigran tetapi tidak selalu anti-Uni Eropa, telah menjadi kekuatan politik terbesar ketiga di negara itu dalam pemilu Portugal pada Januari 2022 dengan 7% suara dan 12 wakil di parlemen dengan 230 kursi.
Andre Ventura, presidennya, bertujuan untuk menggantikan Partai Sosial Demokrat (PSD) yang berhaluan kanan-tengah sebagai kekuatan dominan di koalisi sayap kanan Portugal, yang diperkirakan memiliki mayoritas kursi di parlemen.
Saat ini, PSD sedikit unggul dalam jajak pendapat dengan perolehan sekitar 30% suara, unggul tipis dari Partai Sosialis yang berkuasa.Pemimpin PSD Luis Montenegro, yang telah membentuk aliansi dengan dua partai kecil konservatif, untuk saat ini mengenyampingkan koalisi apa pun dengan Chega.
Baca juga : Perludem: Menutup Sirekap bukan Solusi Atasi Kekacauan Pemilu
Penerus Costa di Partai Sosialis, Pedro Nuno Santos, mengatakan ia tidak akan menghalangi pembentukan pemerintahan minoritas yang dipimpin oleh sayap kanan-tengah jika mereka berhasil menduduki posisi pertama namun tanpa mayoritas yang kuat.
Namun, menurut analis Costa Pinto, upaya mencegah kelompok ekstrem kanan tidak berhasil di negara demokrasi Eropa lainnya, dan Portugal akan menjadi contoh lainnya.
Menjadi perdana menteri sejak akhir tahun 2015, Costa memperbaiki keuangan pemerintah dan mengawasi perekonomian yang sebagian besar sehat, namun terpuruk karena serangkaian skandal korupsi, termasuk yang melibatkan kepala stafnya sendiri.
Nama Costa disebut dalam penyelidikan dan dia mengundurkan diri pada November dan menegaskan tidak akan mencalonkan diri untuk masa jabatan berikutnya. (AFP/M-3)
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
Satelit NASA menangkap momen epik gelombang raksasa di Nazaré, Portugal. Di hari yang sama, peselancar muda pecahkan rekor dunia di ombak setinggi 30 meter.
RIBUAN warga Israel menyerbu Kedutaan Besar Portugal di Tel Aviv pada Sabtu (29/11) lalu. Mereka berbondong-bondong mendapatkan kewarganegaraan Portugal.
Portugal memastikan diri melaju ke Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Armenia dengan skor telak 9-1 pada laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seorang perempuan Inggris berusia 85 tahun meninggal setelah badai angin ekstrem menghantam kawasan wisata Albufeira, Portugal.
Ronaldo mengakui bahwa keputusan untuk gantung sepatu bukan hal mudah baginya.
Otoritas Portugal menangkap kapal selam pembawa lebih dari 1,7 ton kokain di Samudra Atlantik. Empat kru asal Amerika Selatan ditahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved