Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pelatih Timnas Portugal: Kami Lanjutkan Mimpi Menjadi Juara Piala Dunia

Budi Ernanto
17/11/2025 21:55
Pelatih Timnas Portugal: Kami Lanjutkan Mimpi Menjadi Juara Piala Dunia
Roberto Martinez.(AFP/JURE MAKOVEC)

PELATIH timnas Portugal Roberto Martinez menegaskan bahwa timnya masih menjaga ambisi mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah memastikan tiket ke turnamen akbar tersebut.

“Kami bisa melanjutkan mimpi untuk memenangkan Piala Dunia. Sekarang kami lebih siap untuk Piala Dunia,” ujar Martinez.

Portugal memastikan diri melaju ke Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Armenia dengan skor telak 9-1 pada laga terakhir Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa di Stadion do Dragao, Porto, Minggu malam WIB (16/11).

Martinez mengaku puas dengan performa timnya, terlebih setelah sebelumnya Portugal takluk 0-2 dari Irlandia. Pelatih asal Spanyol itu menilai kemenangan besar atas Armenia sekaligus kelolosan ke Piala Dunia merupakan bentuk penghormatan terbaik bagi legenda mereka, Eusebio da Silva Ferreira.

Martinez juga menekankan bahwa dukungan penuh dari publik Porto memberikan energi tambahan bagi para pemain.

“Itu merupakan penghormatan yang indah untuk Eusebio. Hari ini kami menunjukkan segala hal untuk mewakili tim nasional. Saya ingin mengucapkan selamat juga kepada para penggemar yang telah membantu kami,” kata Martinez.

Di pertandingan tersebut, Portugal tampil tanpa hambatan dan menorehkan kemenangan 9-1. Gol tuan rumah dicetak oleh Renato Veiga (7’), Goncalo Ramos (28’), Joao Neves (30’, 41’, 81’), Bruno Fernandes (45’+3’, 51’, 72’), serta Francisco Conceicao (90’+2’). Armenia hanya mampu membalas lewat Eduard Spertsyan (18’).

Kemenangan tersebut menempatkan Portugal sebagai pemuncak Grup F dan memastikan kehadiran mereka di Piala Dunia 2026. Ini menjadi partisipasi ketujuh Portugal secara beruntun di ajang tersebut, setelah terakhir kali absen pada edisi 1998 di Prancis.

Di sisi lain, Armenia harus merelakan mimpi mereka tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya karena finis di dasar klasemen. (Ant/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik