Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Spanyol Pedro Sanchez mendorong Uni Eropa (UE) untuk bertindak secara koheren dalam menyikapi konflik di Gaza, Palestina.
Sanchez mengatakan bahwa Spanyol, bersama dengan negara-negara Eropa lainnya, mendesak UE untuk berbicara secara substansial mengenai konflik tersebut selama pertemuan khusus Dewan Eropa.
Namun, dalam kesimpulan dewan yang diterbitkan, hanya ada satu keputusan mengenai konflik tersebut, "Dewan Eropa membahas perkembangan terkini di Timur Tengah."
Baca juga : Belgia Tetap Danai Pengungsi Palestina lewat UNWRA
Sanchez mengakui adanya perpecahan yang jelas dalam krisis ini. Ia menolak menyerah dalam mendukung posisi Spanyol dan mendesak UE untuk menyerukan Israel untuk menghormati hukum kemanusiaan internasional.
Spanyol telah menyerukan gencatan senjata segera dan permanen, pembebasan semua sandera, dan konferensi perdamaian yang akan menghasilkan pengakuan internasional atas negara Palestina yang layak.
“Spanyol tidak akan meninggalkan jutaan warga Palestina dan Israel yang menginginkan dan berhak mendapatkan masa depan yang damai dan aman,” kata Sanchez.
Baca juga : Soal UNRWA, Rusia Minta PBB Buktikan Israel Benar atau Bohong
Dia juga menekankan usulan diplomat top UE Josep Borrell, yang, seperti Sanchez, adalah anggota Partai Sosialis Spanyol. Pekan lalu, Borrell berdiskusi dengan para menteri luar negeri UE tentang pentingnya membicarakan solusi dua negara yang konkrit, meskipun Israel telah mengecualikan opsi tersebut untuk saat ini.
“Solusi apa lagi yang ada dalam pikiran mereka? Untuk membuat semua orang Palestina pergi? Untuk membunuh mereka?” kata Borrell.
Ia mengatakan perdamaian dan stabilitas tidak dapat dibangun hanya dengan cara-cara militer.
Baca juga : WHO Sebut Tuduhan Israel soal UNRWA untuk Alihkan Isu Genosida di Gaza
Meskipun UE mendukung usulan Spanyol untuk mengadakan konferensi perdamaian internasional, banyak pemimpin Eropa lainnya yang lebih mendukung pemerintah Israel.
Misalnya, beberapa negara UE seperti Spanyol, Norwegia, dan Irlandia mengatakan pada minggu ini bahwa mereka tidak akan menarik dana untuk badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA).
Namun, negara-negara UE lainnya seperti Jerman, Italia, Austria, Prancis, dan Finlandia mengumumkan bahwa mereka akan membekukan pendanaan untuk badan tersebut. (Anadolu/Z-4)
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif Donald Trump.
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Sekretaris Jenderal United Nations (UN) Tourism Shaikha Al Nuwais menegaskan korelasi erat antara pariwisata dengan perdamaian.
PERDAMAIAN yang kokoh hanya dapat bertahan apabila berakar pada kebudayaan masyarakat itu sendiri.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan tidak akan menyerah pada tuntutan wilayah di Ukraina meski Donald Trump mendorong perdamaian.
Ketiganya menegaskan bahwa perdamaian bukan urusan para rohaniwan semata, bukan pula monopoli politisi atau pebisnis, melainkan kerja bersama.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap proses diplomasi yang berlarut-larut dalam upaya mengakhiri perang di Ukraina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved