Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Tiongkok dan Thailand menyepakati aturan bebas visa untuk meningkatkan pertukaran antarmasyarakat kedua negara.
"Tiongkok dan Thailand akan memasuki era bebas visa karena kedua belah pihak baru saja menandatangani perjanjian pembebasan visa bersama," demikian disampaikan dalam laman Kementerian Luar Negeri Tiongkok seperti dilansir dari Antara.
Dalam laman tersebut tertulis bahwa kesepakatan bebas visa kedua negara tersebut diumumkan dalam konferensi bersama oleh Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dan Wakil Perdana Menteri Thailand yang juga Menlu Thailand Parnpree Bahiddha-Nukara di Bangkok pada Minggu (28/1).
Baca juga: Tiongkok-Singapura Bebas Visa Mulai 9 Februari 2024
Meski tidak menyebutkan kapan aturan bebas visa itu resmi diterapkan, namun Wang Yi menyatakan keyakinannya bahwa perjanjian itu akan membawa pertukaran antar masyarakat bilateral ke tingkat yang lebih tinggi.
"Akan ada peningkatan besar dalam jumlah wisatawan Tiongkok yang mengunjungi Thailand. Tiongkok juga menyambut teman-teman dari Thailand untuk mengunjungi Tiongkok dan merasakan semangat, keramahtamahan dan kehidupan masyarakat Tiongkok. Tiongkok dan Thailand adalah satu keluarga," ungkap Wang Yi dalam pernyataan tertulis tersebut.
Dalam pernyataan tertulis itu juga disebutkan Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Thailand dan sumber investasi asing terbesar.
"Kedua belah pihak sepakat untuk mempercepat pembangunan Kereta Tiongkok-Thailand, melaksanakan sepenuhnya visi pembangunan yang saling berhubungan antara Tiongkok, Laos dan Thailand, serta membuka jalur pusat Kereta Trans-Asia sejak dini," demikian disebutkan.
Tiongkok juga akan mengimpor produk pertanian yang lebih kompetitif dari Thailand, mendukung lebih banyak perusahaan Tiongkok berinvestasi dan melakukan bisnis di Thailand dan mendorong kerja sama baru dalam kendaraan energi baru, ekonomi digital, dan pembangunan ramah lingkungan.
Kedua belah pihak juga sepakat memperkuat kerja sama penegakan hukum dan keamanan, secara tegas mencegah kejahatan lintas batas seperti penipuan telekomunikasi, perjudian daring dan perdagangan narkoba, serta menyediakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk pertukaran dan kerja sama antara kedua bangsa.
"Menghadapi lingkungan internasional yang bergejolak dan saling terkait, kedua belah pihak harus tetap berkomitmen pada lima prinsip hidup berdampingan secara damai, bersama-sama menjunjung perdamaian dan stabilitas kawasan yang telah dicapai dengan susah payah dan dengan tegas menentang zero-sum game," demikian tertulis.
Selain itu, Tiongkok dan Thailand disebut sama-sama sepakat mempercepat konsultasi mengenai Kode Etik di Laut Tiongkok Selatan dan bersama-sama menjunjung sentralitas ASEAN. Tiongkok juga mendukung Thailand dalam menjadi ketua bersama dalam Kerja Sama Lancang-Mekong.
Baru-baru ini, Tiongkok dan Singapura juga telah menyepakati aturan bebas visa selama 30 hari bagi kedua warga negara mulai 9 Februari 2024. Sebelumnya Tiongkok telah menerapkan bebas visa unilateral (sepihak) selama 15 hari untuk Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, Jepang, Brunei Darussalam, dan Malaysia.
"Kami menyambut negara-negara lain untuk bekerja sama dengan Tiongkok guna memfasilitasi perjalanan lintas batas. Baru-baru ini, Singapura dan Thailand menandatangani perjanjian saling bebas visa dengan Tiongkok. Prancis dan Swiss juga mengumumkan akan memberikan lebih banyak fasilitas visa bagi warga negara Tiongkok," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin di Beijing, Tiongkok pada Senin (29/1).
Baca juga: Ini Strategi Jitu Berkarir Profesional di Luar Negeri
Ia menyebut tidak menutup kemungkinan kesepakatan sejenis dilakukan dengan Jepang.
"Tiongkok selalu mementingkan fasilitasi kunjungan orang asing ke Tiongkok, termasuk warga negara Jepang. Kami akan secara intensif mengkaji permintaan seluruh sektor di Jepang untuk melanjutkan kebijakan bebas visa perjalanan ke Tiongkok," ungkap Wang Wenbin.
Ia berharap Jepang dapat bekerja sama dengan arah yang sama untuk mempermudah perjalanan lintas batas antara kedua negara. (Z-6)
Jubir NPC Tiongkok Lou Qinjian tegaskan tak ada negara boleh dominasi urusan internasional. Simak poin penting sidang parlemen Tiongkok 2026 di sini.
Wang mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bin Abdullah bahwa ia menghargai sikap menahan diri Riyadh.
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Benarkah gerhana bulan tanda bencana? Simak 5 mitos gerhana bulan dari berbagai budaya dunia, mulai dari naga langit hingga jaguar, serta fakta astronominya.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Tiongkok mengecam keras serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Konflik Timur Tengah picu panic buying dan ancaman kelangkaan BBM di Thailand. Pemerintah pantau ketat pasokan seiring lonjakan harga di tingkat lokal.
Tim nasional futsal putri Indonesia bermain imbang 4-4 melawan Malaysia di Grup A Kejuaraan Futsal Putri ASEAN 2026 di Thailand. Hasil ini membuat peluang Indonesia ke semifinal semakin berat.
Skuad Garuda Pertiwi akhirnya diberangkatkan ke Negeri Gajah Putih setelah menuntaskan rangkaian pemusatan latihan yang berjalan intensif dalam beberapa pekan terakhir.
Kepolisian Resor Probolinggo bergerak cepat dengan membentuk tim khusus untuk menangani kasus hilangnya tujuh koper milik wisatawan asal Thailand di kawasan Gunung Bromo.
Ratchaburi FC memimpin 1-0 atas Persib Bandung pada leg pertama 16 Besar AFC Champions League 2 2025/26 di Stadion Ratchaburi, Thailand.
Perubahan format AFC dan OCA membuat hanya 16 tim Piala Asia U-23 2026 lolos ke Asian Games 2026. Indonesia terancam gagal tampil di Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved