Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Faris Al-Fadhat menilai serangan Israel ke Libanon harus menjadi perhatian dunia internasional. Pasalnya tindakan yang mengangkangi hukum internasional ini dapat menimbulkan perluasan konflik.
"Yang dulu Israel menginvasi Gaza, sekarang ke Libanon. Jadi jelas tindakan Israel ini mengkhawatirkan stabilitas keamanan di Timur Tengah. Israel menggunakan sikap unilateral, berani melawan banyak negara," paparnya kepada Media Indonesia, Kamis (4/1).
Menurut dia unilateralisme atau doktrin atau agenda apapun yang mendukung tindakan sepihak Israel ini sangat membahayakan dalam upaya mencari perdamaian di Timur Tengah. Arti lainnya bertentangan dengan keinginan masyarakat dunia.
Baca juga : Pemimpin Hizbullah Keluarkan Peringatkan untuk Israel
Meskipun Israel berdalih untuk menghalau Hizbullah, tetapi aksi ini menunjukkan bahwa Negeri Zionis tersebut tidak lagi mempedulikan kecaman Amerika Serikat (AS) dan dunia. Israel ingin menunjukkan dirinya tidak dapat diatur siapapun.
"Seperti sikap menunjukkan Israel lebih berkuasa dalam melancarkan aksinya. Ini sangat berbahaya dalam politik internasional," jelasnya.
Baca juga : Bunuh Petinggi Hamas di Libanon, Israel Siap Hadapi Skenario Buruk
Bagaimana dunia menyikapinya, kata dia, hanya dapat dilakukan dengan jalur politik meskipun terbatas. Maka AS, negara-negara muslim yang suaranya masih didengar dunia harus mengutuk kejadian tersebut.
Cara lain, seperti dilakukan Afrika Selatan mengajukan gugatan atas genosida di Gaza oleh Israel ke Pengadilan Internasional (ICJ) tidak akan mampu menahan laju kebiadaban Israel di Gaza maupun Libanon.
"Proses pengajuan pengadilan ini kan panjang dan lama. Sementara konflik ini terjadi setiap jam dan setiap hari. Tapi tidak akan berdampak pada kondisi di lapangan. Maka pendapat saya untuk menghentikan Israel harus melalui jalur politik," pungkasnya. (Z-5)
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Ia menilai perlu ada mekanisme perlindungan hukum dan finansial bagi PPIU agar tidak menanggung kerugian sepihak dalam situasi force majeure.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah menyampaikan tujuh poin sikap Muhammadiyah mencermati perkembangan Kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, salah satunya mengecam serangan AS ke Iran
NILAI tukar rupiah ditutup melemah 81 poin atau 0,48 persen menjadi Rp16.868 per dolar AS, Senin (2/3). pelemahan rupiah dipicu perang di Timur Tengah.
Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, mendesak pemerintah menjamin keamanan serta keselamatan jemaah umrah di tengah situasi perang di Timur Tengah
Di balik tirai hitam klub mewah Mar-a-Lago, Donald Trump memimpin serangan ke Iran yang menewaskan Ali Khamenei sambil tetap menghadiri gala amal.
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved