Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah memenangkan masa jabatan enam tahun yang baru dengan 89,6% suara, otoritas pemilu mengumumkan Senin (18/12).
"Jumlah pemilih mencapai angka 66,8% yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata kepala otoritas Hazem Badawy.
Lebih dari 39 juta orang telah memberikan suara mereka untuk Sisi, mantan panglima militer yang telah memerintah negara Arab terpadat selama satu dekade.
Baca juga : Mesir dan Tiongkok Serukan Gencatan Senjata di Gaza, Kutuk Serangan Israel
Presiden Trump menghadapi tiga hal yang relatif tidak diketahui dalam pemungutan suara yang diadakan antara 10 dan 12 Desember 2023 lalu.
Posisi kedua Hazem Omar, yang memimpin Partai Rakyat Republik, memperoleh 4,5% suara.
Berikutnya adalah Farid Zahran, pemimpin Partai Sosial Demokrat Mesir yang berhaluan kiri, dan Abdel-Sanad Yamama dari Wafd, sebuah partai berusia satu abad namun relatif marginal.
Baca juga : Menanti Hasil Pertemuan Puncak Yordania, Mesir dan Palestina soal Gaza
Sisi sekarang akan menjalani masa jabatan ketiganya – dan, menurut konstitusi, masa jabatan terakhirnya, yang dimulai pada bulan April.
Baca juga : Mesir Sebut Tindakan Israel di Gaza Sudah Melampaui Prinsip Membela Diri
Hazem Badawy (kiri), Kepala Otoritas Pemilihan Nasional Mesir saat mengumumkan hasil pemilihan presiden Mesir 2024 di Kairo pada 18 Desember 2023. Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah memenangkan masa jabatan enam tahun baru dengan 89,6% suara. Lebih dari 39 juta orang memilih Sisi, mantan panglima militer yang telah memerintah negara Arab terpadat selama satu dekade. (AFP/Ahmed HASAN)
Kemenangan Sisi bukanlah hal yang mengejutkan, meskipun Mesir sedang dilanda krisis ekonomi terburuk yang pernah ada dan ketegangan yang tinggi akibat perang Israel-Hamas di negara tetangga, Gaza.
Nilai tukar mata uang anjlok dan inflasi tahunan berada pada angka 36,4%, sehingga menaikkan harga beberapa bahan pokok dalam seminggu, sehingga merugikan anggaran rumah tangga.
Bahkan sebelum krisis ekonomi saat ini terjadi, sekitar dua pertiga penduduk Mesir yang berjumlah hampir 106 juta jiwa hidup pada atau di bawah garis kemiskinan. (AFP/Z-4)
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Jika nantinya terjadi perubahan desain pilkada menjadi tidak langsung, mekanisme tersebut akan tetap menjamin partisipasi publik secara maksimal dan transparan.
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan antara pemilu nasional dan pemilu lokal harus tetap dilaksanakan, meskipun terdapat sejumlah persoalan teknis dalam implementasinya.
Presiden Prabowo Subianto disambut hangat oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dalam acara KTT Sharm el-Sheikh untuk Perdamaian di Gaza
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang akan digelar pada Senin (13/10) sore waktu setempat, Mesir, akan dihadiri lebih dari 20 kepala negara dan pemerintahan.
PRESIDEN Abdel Fattah al-Sisi bersama Presiden AS Donald Trump akan memimpin bersama KTT perdamaian internasional di kota Sharm el-Sheikh, Laut Merah, Mesir, pada Senin (12/10).
PRESIDEN Mesir Abdel Fattah Al Sisi melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk membahas pentingnya mencegah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
PRESIDEN RI Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Al Ittihadiyah pada Sabtu (12/4) siang waktu setempat.
Mesir mengusulkan rencana senilai US$53 miliar untuk membangun kembali Gaza, menekankan bantuan darurat, rekonstruksi infrastruktur, dan pengembangan ekonomi jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved