Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menegaskan pembunuhan yang dilakukan militer Israel terhadap warga Palestina tak bisa ditoleransi.
Hal itu disampaikan Abdul Kharis ketika mengawali rapat Komisi I DPR RI dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (27/11).
"Pembunuhan terhadap warga sipil Palestina terus terjadi di Gaza dan di tepi Barat. Kita juga menyaksikan Dewan Keamanan PBB tidak dapat menghentikan agresi brutal Israel di Gaza," ujar Abdul Kharis.
Baca juga: Dunia Desak Perdamaian Abadi di Palestina
Maka dari itu, Kharis mengatakan perlu adanya langkah strategis dari DPR dan pemerintah untuk membahas hal itu. Ia juga ingin mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan RI dalam menyikapi gencatan senjata Israel ke Palestina.
"Bapak Ibu sekalian ingin mendengarkan penjelasan Menlu dalam kaitan ini, yang pertama seperti apa perkembangan situasi terakhir di Gaza, dan yang kedua politik luar negeri Indonesia dalam mengupayakan gencatan senjata untuk kemanusiaan di Gaza dan mendukung perjuangan Palestina," imbuhnya.
Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI pada Senin (27/11). Rapat tersebut khusus membahas perkembangan kondisi terkini di Gaza, Palestina termasuk dampaknya bagi negara Indonesia.
Upaya Gencatan Senjata Belum Capai Kesepakatan
Secara singkat, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut perkembangan upaya gencatan senjata dalam pertemuan Menlu dengan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, terutama negara-negara di Barat, Indonesia masih sulit mendorongnya.
Baca juga: Warga Palestina Terima Bantuan Air Bersih Hingga Makanan dari Baznas RI
Jadi selama ini berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 27/12 yang sudah tercapai itu adalah humanitarian Truce selama 4 hari, sehingga dengan 4 hari ini kemudian bantuan kemanusiaan sudah mulai dapat masuk melebihi dari jumlah-jumlah yang sebelumnya.
Adapun dirinya menyebut debat tingkat tinggi di Dewan Keamanan PBB akan terlaksana pada 29 November mendatang.
Para Menteri Luar Negeri OKI (Organisasi Kerja Sama Islam), termasuk Indonesia akan menghadiri itu dan mengupayakan penghentian serangan Israel ke Palestina.
Sebelumnya, Retno mengingatkan bahwa Palestina menjadi satu-satunya negara di Konferensi Asia Afrika tahun 1955 yang belum merdeka hingga kini. Sehingga Indonesia akan terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina, (RO/S-4)
Pemerintah melalui Kemenlu RI pastikan proses pemulangan tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon berjalan maksimal di tengah tantangan konflik bersenjata.
Kemenlu RI tegaskan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza dan pembahasan Board of Peace (BoP) ditangguhkan. Simak alasan terkait eskalasi Timur Tengah.
Kemenlu RI konfirmasi 2 penerbangan Emirates dari Jakarta & Denpasar dialihkan akibat insiden drone di UEA. Simak kondisi terkini WNI di Dubai di sini.
Kemenlu RI tegaskan komitmen multilateralisme di seminar PBB ke-80. Indonesia dukung UN 80 Initiative untuk sistem PBB yang lebih efektif, inklusif, dan relevan.
Kemenlu RI pastikan keselamatan WNI di Iran usai serangan udara AS & Israel pada 28 Februari 2026. Simak hotline darurat KBRI Tehran dan situasi terkini di sana.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menegaskan keterlibatan Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) nantinya sepenuhnya berada di bawah kendali nasional.
Dia memuji satu demi satu para Wamenlu sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing. Seperti dalam tanggung jawab dalam kerja sama dengan negara-negara Islam.
UTUSAN Khusus PBB untuk Isu Air, Retno Marsudi, menerima penghargaan sebagai Champion untuk isu investasi air dari Pemerintah Afrika Selatan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas peran Retno Marsudi sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB pertama untuk isu air
Retno Marsudi menuturkan, nilai-nilai patriotisme dan penerapan Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Meski memiliki latar belakang bukan dari diplomat, Sugiono berjanji akan meneruskan perjuangandan prestasi-prestasi yang telah diraih pendahulunya, Retno Marsudi.
Menlu Sugiono akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-16 BRICS di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved