Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menegaskan pembunuhan yang dilakukan militer Israel terhadap warga Palestina tak bisa ditoleransi.
Hal itu disampaikan Abdul Kharis ketika mengawali rapat Komisi I DPR RI dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (27/11).
"Pembunuhan terhadap warga sipil Palestina terus terjadi di Gaza dan di tepi Barat. Kita juga menyaksikan Dewan Keamanan PBB tidak dapat menghentikan agresi brutal Israel di Gaza," ujar Abdul Kharis.
Baca juga: Dunia Desak Perdamaian Abadi di Palestina
Maka dari itu, Kharis mengatakan perlu adanya langkah strategis dari DPR dan pemerintah untuk membahas hal itu. Ia juga ingin mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan RI dalam menyikapi gencatan senjata Israel ke Palestina.
"Bapak Ibu sekalian ingin mendengarkan penjelasan Menlu dalam kaitan ini, yang pertama seperti apa perkembangan situasi terakhir di Gaza, dan yang kedua politik luar negeri Indonesia dalam mengupayakan gencatan senjata untuk kemanusiaan di Gaza dan mendukung perjuangan Palestina," imbuhnya.
Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI pada Senin (27/11). Rapat tersebut khusus membahas perkembangan kondisi terkini di Gaza, Palestina termasuk dampaknya bagi negara Indonesia.
Upaya Gencatan Senjata Belum Capai Kesepakatan
Secara singkat, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut perkembangan upaya gencatan senjata dalam pertemuan Menlu dengan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, terutama negara-negara di Barat, Indonesia masih sulit mendorongnya.
Baca juga: Warga Palestina Terima Bantuan Air Bersih Hingga Makanan dari Baznas RI
Jadi selama ini berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 27/12 yang sudah tercapai itu adalah humanitarian Truce selama 4 hari, sehingga dengan 4 hari ini kemudian bantuan kemanusiaan sudah mulai dapat masuk melebihi dari jumlah-jumlah yang sebelumnya.
Adapun dirinya menyebut debat tingkat tinggi di Dewan Keamanan PBB akan terlaksana pada 29 November mendatang.
Para Menteri Luar Negeri OKI (Organisasi Kerja Sama Islam), termasuk Indonesia akan menghadiri itu dan mengupayakan penghentian serangan Israel ke Palestina.
Sebelumnya, Retno mengingatkan bahwa Palestina menjadi satu-satunya negara di Konferensi Asia Afrika tahun 1955 yang belum merdeka hingga kini. Sehingga Indonesia akan terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina, (RO/S-4)
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan terus memantau perkembangan kasus virus Nipah di India, khususnya di negara bagian Benggala Barat, India timur.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono menyatakan bahwa Board of Peace (Dewan Perdamaian) merupakan inisiatif internasional yang muncul untuk menciptakan perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Dia memuji satu demi satu para Wamenlu sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing. Seperti dalam tanggung jawab dalam kerja sama dengan negara-negara Islam.
UTUSAN Khusus PBB untuk Isu Air, Retno Marsudi, menerima penghargaan sebagai Champion untuk isu investasi air dari Pemerintah Afrika Selatan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas peran Retno Marsudi sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB pertama untuk isu air
Retno Marsudi menuturkan, nilai-nilai patriotisme dan penerapan Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Meski memiliki latar belakang bukan dari diplomat, Sugiono berjanji akan meneruskan perjuangandan prestasi-prestasi yang telah diraih pendahulunya, Retno Marsudi.
Menlu Sugiono akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-16 BRICS di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved