Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
ISRAEL telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza sejak terjadi gempuran kilat oleh kelompok pejuang kemerdekaan Palestina, Hamas sebulan lalu. Setidaknya 10.022 warga Palestina, termasuk 4.104 anak-anak dan 2.641 wanita, terbunuh di Jalur Gaza sejak saat itu.
Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Koordinator Bantuan Darurat Martin Griffiths menyesalkan pembunuhan massal yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. Ia mengatakan, jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak 7 Oktober telah mencapai 10.022 orang.
Dalam tulisan di media sosial X, Griffiths berkata, "Lebih dari 10.000 orang dilaporkan telah terbunuh sejak 7 Oktober, 10.000 nyawa hilang dalam satu bulan. Ini bertentangan dengan kemanusiaan," katanya.
Baca juga: Guterres : Gaza Jadi Kuburan Massal Anak-anak Palestina
Sebelumnya, kantor media yang berbasis di Gaza mengatakan, 2% dari populasi daerah kantong yang terkepung adalah korban langsung agresi Israel, baik mereka yang meninggal atau terluka.
Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel hampir 1.600, menurut data resmi pemerintah. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan, Gaza telah menjadi kuburan anak-anak.
Baca juga: 15 Selebritas Indonesia Ini Ikuti Aksi Solidaritas Bela Palestina di Monas
"Ratusan anak perempuan dan laki-laki terbunuh atau terluka setiap hari,” sebut Guterres.
Dia mengulangi seruannya atas pemberlakuan gencatan senjata kemanusiaan, lebih banyak penyaluran bantuan untuk Gaza, pembebasan sandera Hamas tanpa syarat, dan perlindungan warga sipil, rumah sakit, fasilitas PBB, serta tempat penampungan dan sekolah. (Anadolu/Z-10)
Jika gencatan senjata tidak tercapai, warga Kota Gaza akan melihat tank-tank militer Israel di luar rumah mereka. Tank-tank Israel telah memasuki area baru di pinggiran Kota Gaza semalam.
IDF mengaku melakukan serangan ganda ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis yang menewaskan sedikitnya 20 orang, Senin (25/8).
ASOSIASI Pers Asing (FPA) mengecam keras serangan terbaru Israel di Gaza selatan yang menewaskan lima jurnalis dari sejumlah media internasional ternama.
Israel mendapatkan kecaman internasional setelah serangan di RS Nasser yang menewaskan 20 orang, termasuk jurnalis dan tenaga medis.
ISRAEL melancarkan serangan udara ke sejumlah target Houthi di Sanaa, Yaman, pada Minggu (25/8) waktu setempat. Operasi itu merupakan balasan atas serangan rudal Houthi.
Ketegangan diplomatik antara Israel dan sejumlah negara Barat semakin memanas menjelang rencana pengakuan negara Palestina bulan depan.
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Anak-anak Palestina di Jalur Gaza akan kehilangan akses pendidikannya selama tiga tahun beruntun akibat blokade dan agresi Zionis Israel yang hingga kini masih terjadi.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
Tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut setelah Israel menyetujui rencana pendudukan Gaza pada awal bulan ini.
ISRAEL menghadapi gelombang kecaman internasional setelah serangkaian serangan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza selatan, pada Senin (25/8).
Hingga kini, serangan militer Israel di Gaza masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved