Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DI ruang sidang di New York, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersaksi, berjanji memberikan keterangan dengan jujur.
Selama 4 jam, hanya disela oleh jeda makan siang, kandidat terdepan untuk menjadi calon presiden AS dari Partai Republik itu berhadapan dengan jaksa dalam kasus yang mengancam kerajaan real estatnya, terkandang penuh dengan emosi.
Sembari duduk berkacak pinggang dan kepa sedikit miring, kemarahan Trump atas pertanyaan jaksa Kevin Wallace mengenai rumah mewah dan bangunan pencakar langit miliknya terlihat jelas.
Baca juga: Donald Trump Bertengkar dengan Hakim dalam Sidang Penipuan
Trump memandang semua orang sebagai musuh mulai dari hakim yang sangat bermusuhan hingga jaksa agung New York yang memiliki motif politik.
"Kasus ini sangat memalukan," ujar pria berusia 77 tahun itu saat bersaksi. "Ini adalah upaya menggagalkan saya mencalonkan diri."
Trump, putra tertuanya, Don Jr dan Eric, serta pejabat lain di Trump Organization, didakwa menggelembungkan nilai real estat mereka senilai miliaran dolar agar mendapatkan pinjaman bank dan asuransi yang menguntungkan. Ini merupakan salah satu kasus yang dihadapi mantan presiden AS itu.
Baca juga: Trump Digugat Agar tidak Bisa Calonkan Diri di Pemilu AS
Jawaban bertele-tele Trump kerap dihentikan oleh hakim yang memperingatkan mantan presiden itu, "Ini bukan kampanye politik."
"Tolong, jawab saja pertanyaannya, jangan berpidato," lanjut hakim Arthur Engoron. (AFP/Z-1)
FBI kirim memo peringatan potensi serangan drone Iran dari laut ke California.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik keras terhadap pemerintah Spanyol.
Ancaman Iran menyerang kapal tanker di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak dan kekhawatiran pasar energi global di tengah konflik dengan AS.
Biaya perang AS-Israel melawan Iran mencapai $11,3 miliar dalam satu minggu. Di tengah inflasi domestik, pengeluaran militer ini memicu kecaman keras dari Kongres.
Presiden Donald Trump menegaskan militer AS telah melumpuhkan kekuatan Iran dalam hitungan jam, namun ia menolak untuk menarik pasukan lebih awal.
Eskalasi konflik di Timur Tengah kian mencekam. Tiga kapal kargo diserang di Selat Hormuz saat Iran mengancam akan memblokir total pasokan minyak ke AS dan Israel.
Zaenur juga menyebut dalam praktik penanganan perkara di KPK, penetapan tersangka yang diikuti penahanan kerap dilakukan ketika perkara dinilai sudah siap.
Majelis Hakim menyatakan bahwa Junaidi Saibih tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana obstruction of justice sebagaimana didakwakan oleh penuntut umum.
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) ajukan praperadilan lawan KPK. Kuasa hukum sebut penetapan tersangka korupsi kuota haji tidak sah & kurang bukti.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Kerry Adrianto Riza, saksi mahkota dalam kasus korupsi tata kelola minyak, membantah tekanan dari ayahnya atau Irawan Prakoso terkait kontrak sewa terminal BBM OTM dengan Pertamina.
Febri menegaskan, setiap rumusan tindak pidana harus disusun secara jelas, tegas, dan tidak multitafsir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved