Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAI Otis meningkat menjadi badai Kategori 5 yang berpotensi bencana pada Selasa saat menuju ke resor pantai Acapulco di Meksiko, demikian laporan Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC).
Kecepatan angin maksimum meningkat hingga sekitar 160 mil per jam (260 kilometer per jam), menurut NHC, yang menempatkan Otis dalam kategori paling kuat dalam skala lima tingkat Saffir-Simpson. "Nampaknya akan terjadi kerusakan bencana di wilayah inti badai saat mendarat," peringatan NHC.
"Otis diprediksi akan tetap sebagai badai Kategori 5 saat mendarat, dan kemudian akan melemah dengan cepat karena medan yang lebih tinggi di Meksiko," tambahnya.
Baca juga : 48 Orang Tewas Akibat Badai Otis
Pada Selasa malam, pusat badai berjarak sekitar 55 mil dari Acapulco, dan peringatan badai berlaku untuk pantai dari Punta Maldonado hingga Zihuatanejo. Presiden Andres Manuel Lopez Obrador mengimbau melalui media sosial agar masyarakat pindah ke tempat perlindungan darurat dan menjauhi sungai, aliran sungai, dan jurang.
Tentara terlihat melakukan patroli di pantai Acapulco, di mana pengunjung sebelumnya menikmati ketenangan sebelum badai tiba. "Kami tidak akan menjalankan tur hari ini," kata operator perahu Carolina Torres, berharap Otis akan melemah sebelum mendarat.
"Hal ini sangat serius bagi kami jika badai ini mendarat di sini," tambahnya.
Baca juga : Meksiko Bergegas Membantu Acapulco Setelah Badai Besar
Hujan dengan perkiraan hingga 20 inci (51 sentimeter) diharapkan akan terjadi di wilayah Guerrero dan beberapa bagian dari negara bagian tetangga Oaxaca, demikian NHC. "Hujan ini akan menyebabkan banjir kilat dan banjir perkotaan, serta longsor lumpur di daerah dengan medan yang lebih tinggi," peringatannya.
"Badai pasang yang berpotensi bencana diharapkan akan menyebabkan banjir pantai yang mengancam jiwa," tambahnya.
Badai melanda Meksiko setiap tahun di pantai Pasifik dan Atlantiknya, biasanya antara Mei dan November, meskipun sedikit yang mendarat sebagai Badai Kategori 5. Minggu ini, Badai Tropis Norma menyebabkan tiga orang tewas, termasuk seorang anak, setelah mendarat untuk kedua kalinya di negara bagian barat laut Sinaloa.
Norma pertama kali mendarat di Semenanjung Baja California pada Sabtu sebelum kembali ke laut, kemudian melanda daratan. Pada awal bulan ini, dua orang tewas ketika Badai Lidia, yang merupakan badai Kategori 4 "sangat berbahaya," melanda negara bagian barat Jalisco dan Nayarit.
Dan pada bulan Agustus, badai Hilary, yang pada satu titik juga merupakan badai Kategori 4, menyebabkan satu kematian dan merusak infrastruktur saat melanda Baja California. Ilmuwan telah memperingatkan bahwa badai semakin kuat seiring dengan pemanasan global yang disebabkan oleh perubahan iklim. (AFP/Z-3)
Arkeolog temukan makam Zapotec berusia 1.400 tahun di Oaxaca, Meksiko. Dilengkapi mural berwarna dan pahatan burung hantu raksasa yang masih utuh.
Untuk pertama kalinya, para ilmuwan mampu melacak kupu-kupu monarch individu menempuh perjalanan ribuan kilometer dari Amerika Utara hingga lokasi hibernasi mereka di Meksiko
Presiden Claudia Sheinbaum menyebut pengiriman 37 operator kartel ke AS sebagai 'keputusan berdaulat' demi meredam ancaman intervensi militer Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan militer AS akan mulai melakukan serangan darat terhadap kartel narkoba sebagai langkah lanjutan dari operasi di laut yang berjalan.
Donald Trump tidak menunjukkan keraguan ketika ditanya mengenai implikasi serangan terhadap Venezuela bagi negara-negara lain di kawasan, termasuk Kuba dan Kolombia
PARA pejabat Israel menilai serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1) sebagai pukulan signifikan bagi poros Iran.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved