Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
TOPAN Norma melanda pantai barat laut Meksiko pada Sabtu sore, membawa hujan deras dan ancaman banjir kilat. Namun otoritas menurunkan statusnya menjadi badai tropis pada malam hari.
Topan ini mendarat sekitar 25 kilometer (15 mil) di sebelah barat laut kota resor Cabo San Lucas di pantai Baja California, semakin melemah ketika mendekati daratan. Norma bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 9 kph, membawa angin hingga 110 kph, lapor Pusat Topan Nasional (NHC) pada pukul 00.00 GMT.
"Norma diperkirakan akan membawa hujan hingga 45 sentimeter (18 inci), yang dapat menyebabkan banjir kilat dan banjir perkotaan, serta longsor di daerah dengan ketinggian lebih tinggi," kata NHC.
Baca juga: Memasak dengan Cinta: Cara Unik Para Ibu di Meksiko untuk Mengenang Anak-anaknya yang Hilang
"Hujan deras dan banjir kilat akan berlanjut sepanjang akhir pekan," kata NHC.
Kondisi ombak berbahaya dan arus balik yang membahayakan nyawa akan memengaruhi pantai barat daya dan tengah-barat Meksiko dan Baja California Sur selama beberapa hari ke depan.
Baca juga: Badai Lidia Kategori 4 Ancam Pesisir Meksiko
Dipicu oleh air hangat di Pasifik, Norma telah menguat menjadi topan Kategori 3 pada skala Saffir-Simpson, dan masih berada dalam Kategori 1 saat mendarat, sebelum melemah.
Pegawai hotel di Cabo San Lucas mendesak para tamu untuk tetap berada di dalam ruangan hingga otoritas memberikan izin, kata Gustavo Matamoros, pekerja hotel, kepada AFP.
Otoritas setempat mengatakan sekitar 60.000 turis berada di daerah tersebut, sebagian besar dari mereka adalah pengunjung internasional.
Gambar dari Milenio TV menunjukkan jalan-jalan banjir ketika Norma tiba. Tidak ada laporan korban yang dilaporkan otoritas. Norma diharapkan akan terus melemah saat bergerak melintasi Semenanjung Baja California menuju pantai barat Meksiko pada hari Minggu.
Dua orang tewas minggu lalu ketika Topan Lidia melanda negara bagian barat Jalisco dan Nayarit. (AFP/Z-3)
Schirgi menjelaskan bahwa pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil bekerja sama dengan mitra federal.
Situasi keamanan di Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes.
MEKSIKO dan Irlandia tetap menggelar pertandingan persahabatan pekan ini meskipun terjadi kerusuhan akibat Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera tewas, memunculkan isu piala dunia 2026 pindah lokasi
FIFA angkat bicara mengenai kemungkinan lokasi Piala Dunia 2026 pindah. Pada musim panas ini, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
55 orang tewas di berbagai wilayah Meksiko menyusul operasi yang menewaskan Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho selaku pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG)
Kota Guadalajara, Meksiko, lumpuh setelah kartel CJNG mengamuk pasca tewasnya bos mereka. Keamanan Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan besar.
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved