Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAI Lidia menjadi badai kategori 4 dengan status sangat berbahaya, saat mengarah ke resor pantai di pesisir Pasifik Meksiko. Badai ini membawa ancaman banjir dan longsor, demikian diberitakan oleh para peramal cuaca.
Di kota tepi pantai Puerto Vallarta – destinasi populer bagi wisatawan Meksiko dan mancanegara – para pedagang telah menutup jendela dan menumpuk karung pasir sebagai upaya persiapan menghadapi potensi banjir.
Kelas sekolah di beberapa wilayah telah dihentikan, dan warga diminta untuk mengambil tindakan pencegahan, seperti berpindah ke tempat perlindungan sementara dan menjauhi laut.
Baca juga: Amerika Serikat dan Meksiko Tingkatkan Kerjasama Hadapi Aliran Narkoba dan Migran
Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menyatakan personel perlindungan sipil dalam keadaan siaga, dan sekitar 6.000 anggota angkatan bersenjata telah dikerahkan untuk membantu warga.
Badai Lidia membawa kecepatan angin maksimum sekitar 140 mil per jam (220 kilometer per jam), dan penguatan tambahan mungkin terjadi sebelum mencapai daratan pada Selasa, seperti yang disampaikan oleh US National Hurricane Center (NHC).
Baca juga: Badai Tropis Idalia Menguat dan Ancam Kuba serta AS
Badai ini telah mencapai status badai Kategori 4, yang merupakan tingkatan kedua tertinggi dalam skala Saffir-Simpson menurut NHC. Peringatan diberikan angin berbahaya dan hujan deras diharapkan mulai terjadi pada Selasa sore.
Lidia berlokasi sekitar 110 mil sebelah barat daya Puerto Vallarta, di negara bagian Jalisco. Prakiraan menyebutkan bahwa badai ini diperkirakan akan membawa hujan hingga 12 inci (30 sentimeter) ke negara bagian Nayarit, Sinaloa, dan Jalisco, menurut NHC.
"Hujan ini kemungkinan akan menyebabkan banjir kilat dan banjir perkotaan, serta potensi terjadinya longsor di daerah pegunungan yang berdekatan dengan pantai," demikian peringatan tersebut.
"Kenaikan gelombang laut yang berbahaya diharapkan akan menyebabkan banjir pantai yang signifikan di dekat pusat badai saat mencapai daratan. Di wilayah pesisir, gelombang laut tersebut akan didampingi oleh gelombang besar dan berbahaya," tambah peringatan tersebut.
Badai sering melanda Meksiko setiap tahun di pantai Pasifik dan Atlantiknya, biasanya antara bulan Mei hingga November.
Baru-baru ini, Badai Tropis Max, pada awal minggu ini, menyebabkan dua orang tewas dan puluhan rumah terendam banjir di negara bagian selatan Guerrero, yang merupakan salah satu wilayah termiskin di negara tersebut.
Max mendarat pada hari Senin, menyebabkan luapan sungai sebelum akhirnya mereda. "Salah seorang tewas tenggelam saat mencoba melindungi ternak, dan satu lagi tewas dalam kecelakaan lalu lintas selama badai," menurut pejabat perlindungan sipil Roberto Arroyo yang diwawancarai oleh AFP melalui telepon.
Pada Agustus, Badai Hilary, yang pada satu titik mencapai status badai Kategori 4, menyebabkan satu kematian dan merusak infrastruktur saat melanda negara bagian barat laut Baja California.
Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa badai semakin kuat seiring dengan pemanasan global yang disebabkan oleh perubahan iklim. (AFP/Z-3)
Situasi keamanan di Meksiko menjelang Piala Dunia 2026 menjadi sorotan global setelah operasi militer pekan lalu yang menewaskan gembong narkoba, Nemesio Oseguera Cervantes.
MEKSIKO dan Irlandia tetap menggelar pertandingan persahabatan pekan ini meskipun terjadi kerusuhan akibat Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera tewas, memunculkan isu piala dunia 2026 pindah lokasi
FIFA angkat bicara mengenai kemungkinan lokasi Piala Dunia 2026 pindah. Pada musim panas ini, Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
55 orang tewas di berbagai wilayah Meksiko menyusul operasi yang menewaskan Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho selaku pemimpin Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG)
Kota Guadalajara, Meksiko, lumpuh setelah kartel CJNG mengamuk pasca tewasnya bos mereka. Keamanan Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan besar.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menegaskan bahwa negaranya siap menjamin keamanan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Menurut data BPBD Kota Cilegon, banjir yang terjadi akibat hujan deras dan buruknya sistem drainase di sejumlah titik tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter hingga 1,5 meter.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menyatakan enam kecamatan di wilayah itu diterjang banjir bandang, Rabu (4/3).
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved