Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA 23 personel Angkatan Darat India hilang setelah terjadi banjir bandang di Negara Bagian Sikkim, Rabu (4/10). Bendungan Chungthang mengalami peningkatan permukaan air secara tiba-tiba hingga setinggi 15-20 kaki di bagian hilir.
"Karena awan tiba-tiba muncul di atas Danau Lhonak di utara Sikkim, banjir bandang terjadi di Sungai Teesta di Lembah Lachen," kata juru bicara badan pertahanan lokal Letkol Mahendra Rawat, seperti dikutip dari laman Anadolu Agency.
Menurut dia, beberapa bangunan militer di sepanjang lembah terkena dampaknya dan upaya sedang dilakukan untuk memastikan rinciannya.
Baca juga: India Alami Krisis Curah Hujan
Otoritas lokal mengatakan aliran air dari Bendungan Chungthang menyebabkan peningkatan permukaan air secara tiba-tiba hingga setinggi 15-20 kaki di bagian hilir.
Hal tersebut menyebabkan kendaraan Angkatan Darat yang diparkir di Bardang dekat Singtam terkena dampak banjir bandang.
"Sebanyak 23 personel dilaporkan hilang dan beberapa kendaraan terendam lumpur," ujar pernyataan pihak berwenang Sikkim.
Baca juga: India Akhirnya Berani Ungkap Kematian Petinggi Sikh di Kanada
Operasi pencarian masih berlangsung. Juli lalu, setidaknya 15 orang tewas dalam banjir dan tanah longsor yang dipicu hujan muson yang melanda wilayah utara India. Sementara Ibu Kota, New Delhi diguyur curah hujan terbanyak dalam beberapa dekade.
Jalan di beberapa bagian ibu kota terendam air setinggi lutut karena digenangi air hujan 153mm, curah hujan tertinggi dalam satu hari di Juli dalam 40 tahun. (Z-1)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved