Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA peserta yang terjebak dalam lumpur selama beberapa hari di Festival Burning Man di Nevada, Amerika Serikat, akhirnya mulai pulang pada Senin. Eksodus terjadi setelah hujan deras melanda pesta tersebut yang menyebabkan lumpur dan genangan air.
Kawasan yang dikenal sebagai Black Rock city itu akhirnya dibuka Senin (4/9) sore, setelah cuaca kembali cerah. Proses eksodus pun resmi dikeluarkan.
"Fase Eksodus resmi dimulai di Black Rock City," demikian pernyataan festival tersebut di situs webnya. "Pembatasan berkendara telah dicabut."
Baca juga: Korut Luncurkan Dua Rudal Nuklir dalam Simulasi Perang, Kirim 'Pesan' untuk AS dan Korsel
Namun, penyelenggara festival mengimbau pengunjung untuk menunda keberangkatan dari lokasi ini, yang merupakan dasar danau yang kering di tengah gurun Nevada yang terpencil, hingga Selasa untuk menghindari kemacetan.
Para peserta festival telah terjebak sejak hujan deras, yang dijelaskan setara dengan curah hujan selama dua hingga tiga bulan dalam waktu beberapa jam, yang menjadikan tempat tersebut seperti lumpur berat.
Baca juga: AS Berikan Ukraina Rudal Nuklir yang dapat Memicu Kanker
Mereka yang dikenal sebagai "Burners" dengan pakaian aneh khas mereka harus berjalan melalui lumpur yang lengket dan tebal, kadang-kadang dengan kantong plastik sebagai alas kaki atau telanjang kaki.
Beberapa di antara mereka bahkan meninggalkan tempat tersebut dengan berjalan kaki, menuju jalan terdekat untuk mencari tumpangan kembali ke peradaban. Bandara terdekat berjarak tiga jam perjalanan dengan mobil di Reno.
Meski begitu, hujan dan lumpur tidak merusaka semangat pesat itu. David Packard dari kota South Portland di Maine mengatakan peserta lainnya mempersilakan dia dan teman-temannya masuk ke dalam trailer mereka ketika hujan turun.
"Ada sebentar pelangi ganda yang memberikan kami banyak semangat," ujar Packard. "Kaki saya kering dan saya merasa hangat. Jadi saya merasa senang."
Packard juga menyatakan Burning Man memberinya waktu berharga dengan saudaranya. "Saya mengalami Burning Man yang menakjubkan. Saya mendapatkan waktu berkualitas yang sangat berharga bersama saudara saya," tambahnya. "Sangat menyenangkan bisa menjadi lebih dekat satu sama lain selama minggu ini."
Namun, David Date, salah satu peserta, mengeluh di CNN tentang orang-orang yang melarikan diri dan meninggalkan peralatan, serta sampah, yang melanggar prinsip utama festival ini, yaitu tanpa jejak berkelanjutan. "Mereka meninggalkan seluruh tempat perkemahan mereka, meninggalkan mobil, sampah, dan tenda mereka," kata Date. "Semua orang harus bertahan."
Semua acara dalam pertemuan budaya alternatif tahunan ini dibatalkan ketika hujan merusak struktur-struktur untuk pesta dansa, instalasi seni, dan hiburan lainnya.
Festival yang tiketnya berharga ratusan dolar ini mencapai puncaknya setiap tahun dengan pembakaran seremonial patung setinggi 40 kaki (12 meter). Pembakaran ini harus ditunda hingga Senin malam.
Puluhan kendaraan, sebagian besar berupa motorhome rekreasi, terjebak dalam lumpur di jalan keluar, yang menjadi tantangan logistik besar. Trailer seluler telepon seluler telah dikerahkan dan akses internet nirkabel situs tersebut dibuka untuk publik, tetapi koneksi tetap tidak stabil.
Kepolisian telah mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki satu kematian, meskipun tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Tahun lalu, festival ini menghadapi gelombang panas yang intens dan angin kencang.
Burning Man, yang dimulai pada 1986 di San Francisco, memiliki tujuan menjadi acara yang tidak dapat didefinisikan, berada di antara perayaan budaya alternatif dan retret spiritual. Sejak 1990-an, festival ini telah diadakan di Black Rock Desert, sebuah daerah yang dilindungi di barat laut Nevada, yang diamanatkan oleh penyelenggara untuk dilestarikan.
Hingga tengah hari Senin, masih ada sekitar 64.000 orang yang tinggal di festival tersebut. (AFP/Z-3)
Dubes Iran Kazem Jalali beberkan syarat gencatan senjata di Timur Tengah, mulai dari ganti rugi perang hingga kendali Selat Hormuz. Simak tuntutan lengkap Teheran di sini.
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil posisi yang tepat dan terukur dalam merespons mediasi Iran dan AS sejalan politik luar negeri bebas dan aktif.
Negara Teluk (GCC) desak keterlibatan dalam perundingan AS-Iran guna jamin kedaulatan dan keamanan regional pascaserangan masif yang sasar infrastruktur vital mereka.
Iran resmi balas proposal 15 poin AS dengan menuntut ganti rugi perang, penghentian pembunuhan, dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai syarat damai.
Presiden AS Donald Trump klaim telah lumpuhkan kekuatan tempur Iran, termasuk hancurkan 154 kapal dan peluncur rudal, serta sebut perang telah dimenangkan militer AS.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved