Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAWAS senjata kimia dunia, Jumat (7/7), mengatakan seluruh pasokan senjata kimia di dunia telah dihancurkan setelah Amerika Serikat (AS) mengungkapkan mereka telah menghancurkan senjata kimia terakhir mereka.
Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa Depot Militer Blue Grass di Kentucky telah memusnahkan pasokan mereka yang telah berusia satu dekade, menyelesaikan upaya yang dimulai pada 1997 untuk membebaskan dunia dari senjata kimia.
"Akhir dari upaya penghancuran senjata kimia terdaftar adalah tongfgak sejarah," ujar Ketua Organisasi Pembatasan Senjata Kimia (OPCW) Fernando Arias dalam sebuah pernyataan resmi.
Baca juga: Pelaku Penembakan yang Tewaskan 23 Orang di El Paso Divonis 90 Kali Hukuman Seumur Hidup
Organisasi yang bermarkas di Den Haag itu mengatakan langkah AS, yang merupakan pemilik senjata kimia terakhir, menyatakan semua pasokan senjata kimia telah habis berarti tidak ada lagi senjata kimia di dunia.
Meski begitu, penggunaan senjata kimia di beberapa saat terakhir berarti dunia harus terus waspada, ungkap OPCW.
Baca juga: Gagal atasi Persoalan Imigran, PM Belanda Mark Rutte Mengundurkan Diri
OPCW, dalam beberapa tahun terakhir, menuding Suriah melancarkan serangan senjata kimia dalam perang sipil di negara itu. Lembaga pemenang Hadiah Nobel itu juga menyelidiki penggunaan senjata kimia era Uni Soviet terhadap mantan mata-mata Rusia di Inggris dan musuh Kremlin Alexei Navalny di Rusia. (AFP/Z-1)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved