Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
MEKANISME multilateral yang mengatur perjanjian antipenyebaran senjata nuklir perlu direformasi agar lebih efektif, kata mantan Menteri Luar Negeri RI Hassan Wirajuda.
"Sudah waktunya membawa seluruh negara pemilik nuklir, baik nuclear weapon states maupun nuclear armed states untuk duduk bersama," kata Menlu RI periode 2001-2009 itu seperti dikutip Antara dari keterangan KBRI Beijing, Selasa (4/7).
Hassan menjadi salah satu pembicara dalam Forum Keamanan Dunia (World Peace Forum) ke-11 di Beijing, Senin (3/7).
Ada delapan negara pemilik senjata nuklir, yang lima di antaranya dianggap nuclear weapon states atau negara pemilik senjata nuklir sesuai tengan Pakta Anti Penyebaran Senjata Nuklir (NPT).
Kelima nuclear weapon states ialah Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, dan Tiongkok. Tiga negara lainnya tak terikat NPT, yakni India, Pakistan, dan Korea Utara.
"Israel juga dikategorikan negara penguasa nuklir tapi secara formal menyangkalnya," ujar Hassan Wirajuda yang juga Dekan Universitas Prasetiya Mulya.
Menurutnya, meski banyak pihak mengakui senjata nuklir ancaman besar terhadap umat manusia, belum ada traktat atau aturan multilateral yang melarang total kepemilikan, produksi, penggunaan, dan transfer senjata nuklir.
Baca juga: PBB Desak Investasi Energi Bersih Besar-besaran di Negara Berkembang
Traktat yang membahas senjata nuklir adalah Traktat Nonproliferasi Nuklir (NPT). NPT merupakan perjanjian yang ditandatangani pada 1 Juli 1968 yang bertujuan membatasi kepemilikan senjata nuklir melalui tiga pilar utama, yakni komitmen perlucutan senjata nuklir, non-proliferasi atau tidak menyebarkan senjata nuklir, dan penggunaan bahan nuklir untuk tujuan damai.
Sejak berlaku pada 1970, sudah 191 negara menandatangani traktat tersebut, termasuk lima negara pemilik senjata nuklir, yakni AS, Tiongkok, Rusia, Inggris, dan Prancis.
WPF merupakan forum tahunan yang diselenggarakan oleh Tsinghua University dan Chinese People's Institute of Foreign Affairs.
Forum global itu membahas keamanan internasional dengan melibatkan politisi negara-negara sahabat, kepala organisasi internasional, pakar hubungan internasional, dan eksekutif perusahaan, guna membahas situasi global dan keamanan internasional.
Forum yang mengusung tema 'Menstabilkan Dunia yang Tidak Stabil melalui Konsensus dan Kerja Sama' itu dihadiri tokoh-tokoh dunia,
seperti mantan presiden Brasil Dilma Vana Rousseff, Menteri Departemen Internasional Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok Liu Jianchao, dan mantan Penasihat Khusus Presiden Republik Korea Chung-in Moon.
Wirajuda didampingi KBRI Beijing menjadi salah satu pembicara pada sesi panel 'Reformasi Kerja Sama Regional'. (Ant/I-2)
Jamu yang ditampilkan termasuk jamu beras kencur dan kunyit asam. Para tamu undanganpun dapat menikmati secara langsung aneka jamu tradisional Indonesia tersebut.
Tiongkok menggelar parade militer besar di Lapangan Tiananmen, Rabu (3/9), yang menampilkan persenjataan modern, pasukan elite, hingga pertunjukan udara spektakuler.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Beijing bersama putrinya, Kim Ju Ae, untuk menghadiri parade militer terbesar.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berangkat ke Beijing menggunakan kereta untuk menghadiri peringatan 80 tahun Tiongkok.
Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana ke Beijing, Tiongkok, pada awal September 2025. Keputusan diambil karena dinamika dan situasi dalam negeri yang memanas di sejumlah daerah
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan hadir dalam parade militer di Beijing, Tiongkok, pekan depan.
Masa pensiun ISS mendekat pada 2030, namun stasiun ruang angkasa komersial penggantinya belum siap. AS hadapi risiko keamanan nasional dan persaingan ketat dengan Tiongkok.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved