Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERANIAN yang besar dan kecerdasan akan rimba yang terasah disebut menjadi alasan empat anak suku asli bertahan hidup selama 40 hari di hutan Amazon, Kolombia.
Kakak beradik Lesly 13, Soleiny 9, Tien Noriel 5, dan Cristin 1, selama beberapa hari pertama tinggal di dekat bangkai pesawat. Mereka memakan tepung singkong dan makanan lain yang mereka temukan dalam pesawat.
Ketika makanan itu menipis, anak-anak itu memutuskan mencari jalan keluar dari hutan Amazon. "Dalam pengembaraannya, anak-anak itu makan chontaduro (buah palem) dan mangga liar serta buah-buahan dari hutan," kata jenderal militer, Pedro Sanchez yang bertanggung jawab atas pencarian tersebut.
Baca juga: Kondisi Empat Anak Selamat di Hutan Amazon Mulai Membaik
Anggota tim pencari Luis Acosta dari Organisasi Pribumi Nasional Kolombia mengatakan mereka juga memakan biji-bijian, akar dan tanaman lain. Makanan itu cukup untuk membuat mereka tetap hidup, meskipun anak-anak itu sangat lemah saat ditemukan. Bahkan Tien Noriel yang tidak lagi bisa berjalan.
"Lesly membawa botol soda dari pesawat dan mengikuti jalan setapak yang tidak pernah jauh dari sungai agar mereka selalu memiliki sesuatu untuk diminum," kata anggota tim pencari Pribumi lainnya, Henry Guerrero.
Baca juga: Pesawat Jatuh di Amazon, Ibu 4 Anak Hilang Sempat Hidup Empat Hari
Sebanyak 200 tentara dan ahli hutan adat diturunkan untuk melakukan pencarian terhadap empat anak tersebut. Diketahui mereka bepergian dengan ibu mereka menggunakan pesawat. Saat pesawat itu jatuh, keempat anak itu selamat dan tiga orang dewasa dalam pesawat itu tewas.
Saat dilakukan pencarian, militer menjatuhkan beberapa perbekalan yang berisikan makanan dan minuman. Namun tidak jelas apakah keempat anak itu menemukan dan mengonsumsi perbekalan yang dijatuhkan militer.
"Selain botol yang dibawa Lesly dari lokasi kejadian, ia juga membawa sebuah koper berisi terpal, handuk, senter, dan beberapa pakaian," sebut Guerrero.
Anak-anak menggunakan barang-barang tersebut untuk membangun tempat berlindung yang belum sempurna dan mereka pindah beberapa kali. Mereka tidur beralaskan handuk di atas tanah.
Anak-anak itu membawa dua telepon genggam. “Mungkin mereka gunakan untuk mengalihkan perhatian mereka di malam hari hingga baterainya mati," terang Guerrero.
Tidak ada sinyal di hutan Amazon yang memungkinkan anak-anak itu menelepon untuk meminta bantuan. Di dalam koper Lesly juga membawa sebuah kotak musik mainan.
Kementerian Pertahanan Kolombia memberikan penghargaan khusus kepada Lesly. "Berkat dia, keberanian dan kepemimpinannya, tiga orang lainnya dapat bertahan hidup, dengan kepeduliannya, pengetahuannya tentang hutan,” ujarnya.
Menurut Guerrero, Lesly jelas sangat cerdas dalam memilih barang-barang yang akan dimasukkan ke dalam koper.
Acosta mengatakan anak-anak yang lebih dalam mengenal hutan dengan sangat baik. Mereka adalah anggota kelompok Masyarakat Adat Huitoto, sehingga anak-anaknya mempelajari cara-cara di hutan hujan sejak usia muda.
"Mereka tahu apa yang boleh dan tidak boleh dimakan. Mereka bertahan hidup karena itu dan karena kekuatan spiritual mereka," kata Acosta.
Militer semapt mengalami kesulitan saat melakukan pencarian. Pasalnya curah hujan yang berlangsung selama 16 jam sehari membuat jarak pandang berkurang dan menyulitkan pelacakan jejak anak-anak tersebut. Tim penyelamat menempuh jarak lebih dari 2.600 kilometer (1.615 mil), dan akhirnya menemukan anak-anak itu sekitar lima kilometer dari bangkai kapal.
Kakak beradik itu menerima perawatan medis dan psikologis. Astrid Caceres, direktur Institut Kesejahteraan Keluarga Kolombia mengatakan pada Senin, anak-anak itu sudah bisa tidur, dan dua anak tertua berjuang melawan demam.
Pemulihan mereka berjalan "seperti yang diharapkan ... prognosisnya masih dua sampai tiga minggu" rawat inap di rumah sakit di Bogota, kata Caceres. (AFP/Z-3))
Panas ekstrem juga bisa merusak sistem aliran air di dalam pohon. Udara dapat masuk ke saluran air tanaman, sehingga aliran air terhambat.
Hutan Amazon berperan vital dalam mengatur iklim global dan keanekaragaman hayati.
Gelombang kebakaran hutan yang mencetak rekor dan dipicu oleh kekeringan parah, yang tak lepas dari pengaruh perubahan iklim dan penggundulan hutan.
Hewan-hewan ini tidak hanya menunjukkan kekayaan biodiversitas Hutan Amazon tetapi juga mencerminkan adaptasi unik dan kemampuan bertahan hidup
Kepulan asap dari kebakaran hutan di hutan hujan Amazon menyebar ke berbagai area di Brasil, menuju Sao Paulo dan mungkin menjalar ke negara tetangga, Argentina dan Paraguay.
Menurut para peneliti, meskipun ada kemajuan yang menggembirakan di Amazon, kondisi di tempat lain kurang menggembirakan.
Usai ketegangan meningkat akibat penggulingan Maduro di Venezuela, Donald Trump dan Gustavo Petro sepakat pulihkan komunikasi langsung antara AS-Kolombia.
Presiden AS Donald Trump mengundang Presiden Kolombia Gustavo Petro ke Gedung Putih setelah sebelumnya sempat mengancam akan melakukan intervensi militer.
Menteri Luar Negeri Kolombia, Rosa Yolanda Villavicencio, menyatakan pihaknya tetap memantau kemungkinan adanya agresi militer AS.
Presiden Kolombia Gustavo Petro menepis keras ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang menuduhnya terlibat dalam perdagangan narkoba.
Donald Trump tidak menunjukkan keraguan ketika ditanya mengenai implikasi serangan terhadap Venezuela bagi negara-negara lain di kawasan, termasuk Kuba dan Kolombia
Pascapenangkapan Maduro, Donald Trump memperluas ancaman geopolitiknya ke Greenland, Kolombia, hingga Iran melalui doktrin baru yang agresif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved