Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN militer Israel telah menjatuhkan hukuman penjara ringan kepada tiga tentara Israel karena terbukti melakukan pelecehan seksual kepada seorang pria Palestina dan menghalangi penyelidikan atas insiden tersebut.
Hukuman ini jarang dilakukan oleh militer terhadap pasukannya sendiri. Terlebih ratusan kasus orang Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel yang tidak pernah diselidiki atau dihukum.
Oleh karenanya, organisasi-organisasi hak asasi manusia sering menuduh Israel memulai proses hukum hanya untuk sebagian kecil dari kejahatan yang diduga dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga Palestina.
Baca juga : Netanyahu Hadiahi Setiap Anggota Ultra-Ortodoks Rp1 Triliun
Tentara Israel mengatakan para tentara tersebut dihukum karena melakukan pelecehan dan juga dihukum karena melampaui wewenangnya serta membahayakan nyawa atau kesehatan seseorang.
Surat dakwaan mengatakan bahwa ketiga tentara tersebut, dan juga tentara keempat, membawa pria Palestina itu dengan kendaraan roda empat militer dan mengantarnya ke sebuah lokasi yang tidak teridentifikasi. "Selama perjalanan dan setelah itu, kekerasan digunakan terhadap korban dan dia ditinggalkan di lokasi terpencil,” kata pernyataan itu.
Baca juga : Salleh Sabra Warga Palestina ke-119 yang Mati Ditembak Tentara Israel
Para prajurit, yang identitasnya dirahasiakan, kemudian menyembunyikan rincian insiden tersebut dari komandan mereka dalam upaya untuk mencegah (pejabat militer) membuka penyelidikan dan mengkoordinasikan versi mereka mengenai rincian insiden tersebut.
Dua tentara dijatuhi hukuman 60 hari penjara karena pelecehan, sementara yang ketiga dijatuhi hukuman 40 hari karena melebihi wewenangnya dan membahayakan kehidupan atau kesehatan pria Palestina itu.
"Semua diturunkan pangkatnya dan diberi hukuman percobaan tambahan karena menghalangi proses pengadilan," tegas pernyataan tersebut. (Aljazeera/Z-4)
Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi tegaskan tidak butuh gencatan senjata dan siap hadapi invasi darat AS.
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Di tengah gempuran rudal AS dan Israel yang menewaskan 1.000 orang lebih, warga Iran kini berjuang hidup di zona perang. Otoritas Teheran memutus internet global hingga di bawah 1%.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Ia mencontohkan sejumlah pertanyaan mendasar yang belum terjawab, seperti mekanisme pelucutan senjata hingga siapa yang akan menjalankan operasi tersebut di lapangan.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved