Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un telah memeriksa satelit mata-mata militer pertama negara itu. Dia memberikan lampu hijau agar proyek serupa dapat menjadi pertahanan negaranya di masa depan.
"Kim bertemu dengan komite yang memimpin pengembangan satelit pada Selasa (17/5), sebelum melihat satelit tersebut," ungkap laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) milik pemerintah Korea Utara.
Kim mengatakan keberhasilan peluncuran satelit pengintaian militer itu merupakan keharusan dalam menjaga keamanan negaranya. KCNA tidak memberikan perincian waktu peluncuran satelit itu.
Baca juga: AS Desak Rusia Rilis Data Hulu Ledak Nuklir
Namun Kim menilai satelit tersebut sudah siap berangkat ke orbit. Pengumuman itu muncul sekitar seminggu setelah Pyongyang menguji rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat baru, terobosan signifikan untuk program senjata.
Analis mengatakan ada tumpang tindih teknologi yang signifikan antara pengembangan ICBM dan satelit mata-mata. "Setelah mengetahui secara rinci pekerjaan komite, (Kim) memeriksa satelit pengintaian militer nomor satu yang siap mengorbit setelah menjalani pemeriksaan majelis umum terakhir dan uji lingkungan luar angkasa”, kata KCNA.
Baca juga: Sebut Joe Biden Pikun, Adik Kim Jong Un Kecam Perjanjian Korsel-AS
Satelit pengintaian militer adalah salah satu proyek pertahanan utama yang digariskan Kim dalam rencana 2021 untuk memodernisasi dan memajukan kekuatan militer negara itu. Pada Desember 2022, Korea Utara mengatakan telah melakukan uji coba tahap akhir yang penting untuk pengembangan satelit mata-mata, yang katanya akan selesai pada April tahun ini.
Pada saat itu, para ahli di Korea Selatan dengan cepat meragukan hasil tersebut, dengan mengatakan bahwa kualitas gambar hitam-putih yang dirilis oleh Korea Utara berasal dari kualitas elektronik yang buruk.
Citra satelit menunjukkan aktivitas di area landasan peluncuran Stasiun Peluncuran Satelit Sohae Korea Utara telah sibuk kembali setelah jeda hampir enam bulan. Tetapi banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar situs tersebut dapat menangani peluncuran satelit.
Amerika Serikat dan Korea Selatan telah meningkatkan kerja sama keamanan di tengah perluasan program senjata Korea Utara, mengorganisir latihan militer bersama dengan jet siluman canggih dan pembom. Korea Utara memandang latihan semacam itu sebagai latihan invasi dan mengatakan program senjatanya sendiri diperlukan untuk pertahanannya. (Aljazeera/Z-3)
Presiden Belarusia Lukashenko memberi hadiah senapan otomatis kepada Kim Jong Un di Pyongyang.
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara.
KOREA Utara menembakkan sepuluh rudal balistik ke Laut Jepang, Sabtu (14/3). Tembakan rudal itu bersamaan saat Amerika Serikat serta Korea Selatan menggelar latihan militer gabungan.
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Korea Utara mengecam latihan militer gabungan 'Freedom Shield' antara AS dan Korea Selatan. Kim Yo Jong tegaskan kesiapan serangan balasan yang mematikan.
PENGAMAT kebijakan publik Gian Kasogi mengatakan, peran menteri pertahanan sebaiknya fokus untuk menangani isu soal keamanan dan pertahanan nasional.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran satuan-satuan tempur sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
CO-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mengatakan, kemandirian industri pertahanan merupakan salah satu pilar kedaulatan negara.
Pemerintah Inggris dikritik lantaran bergerak dalam kecepatan lambat terkait pertahanan domestik,
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved