Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekutu-sekutu NATO dan negara-negara mitra telah memberikan 1.550 kendaraan lapis baja dan 230 tank kepada Ukraina. Bantuan diberikan untuk membentuk unit-unit dan membantu Ukraina merebut kembali wilayahnya dari pasukan Rusia.
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan pengiriman tersebut merupakan lebih dari 98 persen kendaraan tempur yang dijanjikan kepada Ukraina selama invasi dan perang Rusia, memberikan pukulan yang lebih besar bagi Kyiv saat mereka mempertimbangkan untuk melancarkan serangan balasan.
"Secara total, kami telah melatih dan melengkapi lebih dari sembilan brigade lapis baja Ukraina yang baru. Hal ini akan menempatkan Ukraina pada posisi yang kuat untuk terus merebut kembali wilayah yang diduduki,” kata Stoltenberg dalam sebuah konferensi pers.
Lebih dari 30.000 tentara diperkirakan akan membentuk brigade baru tersebut. Sekutu-sekutu Ukraina juga telah mengirimkan amunisi dalam jumlah besar dan beberapa negara mitra NATO, seperti Swedia dan Australia, juga telah menyediakan kendaraan lapis baja.
Baca juga: Rusia Kembali Kuasai Tiga Distrik di Bakhmut
Negara-negara anggota NATO juga telah menyediakan sistem anti-pesawat dan artileri, sementara Polandia dan Republik Ceko telah memberikan pesawat MiG-29 buatan Soviet.
Stoltenberg menekankan dukungan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk Ukraina tetapi memperingatkan pihaknya tidak boleh meremehkan Rusia.
"Moskow mengerahkan lebih banyak pasukan darat dan bersedia mengirim ribuan pasukan dengan tingkat korban yang sangat tinggi," katanya.
Dalam menghadapi apa yang tampaknya merupakan konflik yang berkepanjangan, negara-negara NATO harus tetap berada di jalur yang benar dan terus memberikan apa yang dibutuhkan Ukraina untuk menang.
Baca juga: Rudal Rusia Hantam Museum Ukraina, Zelensky: Barbar!
Stoltenberg mengatakan, pertemuan puncak NATO pada bulan Juli di Lithuania akan menetapkan rencana untuk program dukungan multi-tahun untuk Ukraina.
"Ini akan menempatkan Ukraina pada posisi yang kuat untuk terus merebut kembali wilayah-wilayah yang telah diduduki," sebut Stoltenberg kepada para wartawan di Brussels.
Komentarnya muncul sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan ia dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping melakukan panggilan telepon yang panjang dan bermakna dalam kontak pertama mereka yang diketahui sejak invasi Rusia lebih dari setahun yang lalu.
Meskipun Zelenskyy mengatakan ia terdorong oleh panggilan telepon pada hari Rabu dan para pejabat Barat menyambut baik langkah Xi, perkembangan ini tampaknya tidak membawa perubahan langsung pada prospek perdamaian.
Rusia dan Ukraina memiliki pandangan yang berbeda dalam hal perdamaian, dan Beijing telah menolak untuk mengkritik invasi Moskow.
Pemerintah Tiongkok telah memandang Rusia sebagai sekutu diplomatik dalam menentang pengaruh AS dalam urusan global, dan Xi mengunjungi Moskow bulan lalu.
"Mungkin perang ini akan berakhir di meja perundingan," kata Stoltenberg.
Namun ia menekankan bahwa adalah tugas Ukraina untuk memutuskan apa saja syarat-syarat untuk perundingan dan format perundingan yang seharusnya.
Bagaimanapun, Stoltenberg mengatakan, setiap kemungkinan untuk negosiasi yang berarti mengharuskan Ukraina memiliki kekuatan militer yang diperlukan untuk mengirim pesan yang sangat jelas kepada Presiden Putin bahwa ia tidak akan menang di medan perang.
(Aljazeera/Z-9)
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ukraina dan SpaceX resmi memblokir terminal Starlink milik Rusia. Akibatnya, sistem komunikasi militer Rusia di garis depan dilaporkan mengalami kegagalan fatal.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Serangan drone Rusia menghantam kereta penumpang di Kharkiv, menewaskan sedikitnya 4 orang. Zelensky sebut serangan sipil ini murni aksi terorisme.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Ketegangan baru pecah setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Putin dengan 91 drone. Zelensky membantah dan sebut Moskow ingin sabotase perdamaian.
Utusan AS Steve Witkoff bertemu dengan perwakilan Rusia dan Ukraina di Florida guna mematangkan 20 poin rencana damai Donald Trump untuk mengakhiri perang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved