Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekutu-sekutu NATO dan negara-negara mitra telah memberikan 1.550 kendaraan lapis baja dan 230 tank kepada Ukraina. Bantuan diberikan untuk membentuk unit-unit dan membantu Ukraina merebut kembali wilayahnya dari pasukan Rusia.
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan pengiriman tersebut merupakan lebih dari 98 persen kendaraan tempur yang dijanjikan kepada Ukraina selama invasi dan perang Rusia, memberikan pukulan yang lebih besar bagi Kyiv saat mereka mempertimbangkan untuk melancarkan serangan balasan.
"Secara total, kami telah melatih dan melengkapi lebih dari sembilan brigade lapis baja Ukraina yang baru. Hal ini akan menempatkan Ukraina pada posisi yang kuat untuk terus merebut kembali wilayah yang diduduki,” kata Stoltenberg dalam sebuah konferensi pers.
Lebih dari 30.000 tentara diperkirakan akan membentuk brigade baru tersebut. Sekutu-sekutu Ukraina juga telah mengirimkan amunisi dalam jumlah besar dan beberapa negara mitra NATO, seperti Swedia dan Australia, juga telah menyediakan kendaraan lapis baja.
Baca juga: Rusia Kembali Kuasai Tiga Distrik di Bakhmut
Negara-negara anggota NATO juga telah menyediakan sistem anti-pesawat dan artileri, sementara Polandia dan Republik Ceko telah memberikan pesawat MiG-29 buatan Soviet.
Stoltenberg menekankan dukungan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk Ukraina tetapi memperingatkan pihaknya tidak boleh meremehkan Rusia.
"Moskow mengerahkan lebih banyak pasukan darat dan bersedia mengirim ribuan pasukan dengan tingkat korban yang sangat tinggi," katanya.
Dalam menghadapi apa yang tampaknya merupakan konflik yang berkepanjangan, negara-negara NATO harus tetap berada di jalur yang benar dan terus memberikan apa yang dibutuhkan Ukraina untuk menang.
Baca juga: Rudal Rusia Hantam Museum Ukraina, Zelensky: Barbar!
Stoltenberg mengatakan, pertemuan puncak NATO pada bulan Juli di Lithuania akan menetapkan rencana untuk program dukungan multi-tahun untuk Ukraina.
"Ini akan menempatkan Ukraina pada posisi yang kuat untuk terus merebut kembali wilayah-wilayah yang telah diduduki," sebut Stoltenberg kepada para wartawan di Brussels.
Komentarnya muncul sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan ia dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping melakukan panggilan telepon yang panjang dan bermakna dalam kontak pertama mereka yang diketahui sejak invasi Rusia lebih dari setahun yang lalu.
Meskipun Zelenskyy mengatakan ia terdorong oleh panggilan telepon pada hari Rabu dan para pejabat Barat menyambut baik langkah Xi, perkembangan ini tampaknya tidak membawa perubahan langsung pada prospek perdamaian.
Rusia dan Ukraina memiliki pandangan yang berbeda dalam hal perdamaian, dan Beijing telah menolak untuk mengkritik invasi Moskow.
Pemerintah Tiongkok telah memandang Rusia sebagai sekutu diplomatik dalam menentang pengaruh AS dalam urusan global, dan Xi mengunjungi Moskow bulan lalu.
"Mungkin perang ini akan berakhir di meja perundingan," kata Stoltenberg.
Namun ia menekankan bahwa adalah tugas Ukraina untuk memutuskan apa saja syarat-syarat untuk perundingan dan format perundingan yang seharusnya.
Bagaimanapun, Stoltenberg mengatakan, setiap kemungkinan untuk negosiasi yang berarti mengharuskan Ukraina memiliki kekuatan militer yang diperlukan untuk mengirim pesan yang sangat jelas kepada Presiden Putin bahwa ia tidak akan menang di medan perang.
(Aljazeera/Z-9)
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
MEMASUKI tahun kelima invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, belum ada tanda-tanda penyelesaian perang ini yang stabil.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Ukraina dan SpaceX resmi memblokir terminal Starlink milik Rusia. Akibatnya, sistem komunikasi militer Rusia di garis depan dilaporkan mengalami kegagalan fatal.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved