Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) sedang mempersiapkan untuk mengirim sejumlah besar pasukan tambahan ke pangkalan militernya di Djibouti. Upaya ini dilakukan jika terjadi evakuasi darurat warga negara Amerika Serikat dari Sudan.
Pasukan yang dikomandoi oleh dua pemimpin yang sebelumnya bersekutu dalam Dewan Penguasa Sudan memulai perebutan kekuasaan dengan kekerasan sejak akhir pekan lalu. Perebutan kekuasaan tersebut telah menewaskan lebih dari 330 orang.
"Kami mengerahkan kemampuan tambahan di sekitar wilayah tersebut untuk tujuan kontingensi terkait pengamanan dan kemungkinan memfasilitasi keberangkatan personil kedutaan besar AS dari Sudan, jika keadaan mengharuskan," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan resminya yang dirilis pada hari Kamis waktu setempat.
Baca juga : Erdogan Desak Sudan Beri Perlindungan ke Warga Turki
Djibouti, merupakan sebuah negara kecil berpenduduk sekitar satu juta orang. Wilayah tersebut menjadi sangat penting bagi operasi-operasi AS di Afrika dan Timur Tengah. AS mendapatkan sewa pangkalan selama 10 tahun pada tahun 2014 dan membayar US$63 juta per tahun.
Juru bicara Gedung Putih John Kirby mengatakan Presiden AS Joe Biden telah memerintahkan militer AS untuk bersiap menempatkan pasukannya. Sejauh ini AS masih mengikuti perkembangan di Sudan dengan seksama.
Baca juga : Sudan Membara, Jepang Siapkan Evakuasi Warganya
Kirby mengatakan tidak ada indikasi bahwa warga Amerika menjadi sasaran, namun situasi di Sudan sangat berbahaya.
"Hal terbaik yang dapat terjadi adalah kedua belah pihak meletakkan senjata, mematuhi gencatan senjata, dan membiarkan bantuan kemanusiaan sampai ke orang-orang di Khartoum," tambahnya.
Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengatakan kepada warga negara AS di Sudan untuk tetap berlindung di dalam rumah. Kedutaan Besar AS di Khartoum juga mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Kamis yang mengatakan
Situasi Sudan tidak aman mengingat adanya penutupan bandara yang menghambat dilakukannya evakuasi.
Pertempuran paling sengit antara tentara dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter terjadi di sekitar Khartoum, salah satu daerah perkotaan terbesar di Afrika, dan di Darfur, yang masih dilanda konflik brutal yang berakhir tiga tahun lalu. (Aljazeera/Z-8)
Pertandingan krusial Piala Afrika 2025 antara Sudan vs Burkina Faso di Group E berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Timnas Burkina Faso pada Rabu (31/12) di Stade Mohammed V.
Sudan menjaga asa lolos ke fase gugur Piala Afrika 2025 setelah menang tipis 1-0 atas Guinea Ekuatorial.
Riyad Mahrez mencetak dua gol dan membawa Timnas Aljazair menang atas Sudan pada laga pertama Piala Afrika 2025. Laga Aljazair vs Sudan berakhir dengan skor 3-0.
PAPAN reklame digital berukuran raksasa yang menyoroti dugaan peran Uni Emirat Arab (UEA) dalam perang Sudan kini terpampang mencolok di pusat Kota London, Inggris.
TAK jauh dari Stadion Tottenham Hotspur yang megah di London utara, berdiri blok apartemen yang tampak biasa saja.
RATUSAN mantan tentara Kolombia direkrut ke Sudan dengan iming-iming gaji besar dan pekerjaan aman di Uni Emirat Arab (UEA).
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
SEJUMLAH perusahaan besar AS, termasuk Meta Platforms, Broadcom, dan Qualcomm, menghadapi masalah baru saat mencoba memanfaatkan diskon pajak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved