Minggu 22 Januari 2023, 12:17 WIB

Turki Kecam Keras Pembakaran Al Quran di Swedia

Mediaindonesia.com | Internasional
Turki Kecam Keras Pembakaran Al Quran di Swedia

AFP/Ozan Koze
Turki

 

Yayasan keagamaan Turki Istanbul Syriac Kadim Foundation pada Sabtu (21/1) mengecam "keras" pembakaran Al Quran oleh seorang ekstremis sayap kanan Swedia-Denmark di Stockholm.

"Tidak dapat diterima penghinaan terhadap nilai-nilai sakral, dengan tujuan apa pun, atas nama kebebasan," tulis yayasan tersebut di Twitter.

Kecaman itu datang setelah pemimpin partai sayap kanan Stram Kurs (Garis Keras), Rasmus Paludan, membakar sebuah Al Quran di depan Kedutaan Besar Turki di ibu kota Swedia, Stockholm.

Lantaran Swedia telah memberikan izin rencana pembakaran kitab suci umat Islam tersebut, Ankara membatalkan kunjungan Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson ke Turki.

Pada Jumat (20/1), Kementerian Luar Negeri Turki memanggil Duta Besar Swedia di Ankara, Staffan Herrstrom, yang diberi tahu bahwa Turki "mengutuk keras tindakan provokatif ini, yang jelas-jelas merupakan kejahatan berdasarkan kebencian".

Kemenlu juga mengatakan bahwa "sikap Swedia tidak dapat diterima dan Ankara berharap agar tindakan tersebut tidak diizinkan dan penghinaan terhadap nilai-nilai sakral tidak bisa dilindungi dengan kedok hak-hak demokratis." (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/HALEY WALSH

AS Tembak Jatuh Balon Mata-mata Tiongkok  

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 05 Februari 2023, 10:45 WIB
Pengintaian Tiongkok ini menambah tegang hubungan Beijing dan Washington. Balon itu terlihat sejak pagi hari di atas Carolina saat...
AFP

Indonesia Memiliki Posisi Unik Dan Kuat Di ASEAN

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 22:45 WIB
PENGAMAT internasional dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Faris Al Fadhat, mengatakan Indonesia memiliki posisi yang unik sekaligus...
AFP/Philippe Lopez.

Eropa di Antara Persaingan Ekonomi AS-Tiongkok

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 19:50 WIB
Amerika Serikat telah mengadopsi Inflation Reduction Act (IRA) yang berisi investasi, subsidi, dan pemotongan pajak senilai US$370 miliar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya