Selasa 17 Januari 2023, 09:25 WIB

Tarik Dubes dari Iran, Inggris Bersumpah Beri Balasan Setimpal atas Eksekusi Mati

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Tarik Dubes dari Iran, Inggris Bersumpah Beri Balasan Setimpal atas Eksekusi Mati

AFP
Ilustrasi

 

Otoritas Inggris bersumpah akan melakukan lebih banyak pembalasan terhadap rezim pemeritahan Iran yang dinilai lemah dan terisolasi setelah mengeksekusi seorang warga negara ganda Inggris-Iran.

Kecaman itu terkait keputusan Iran mengeksekusi Alireza Akbari, tokoh berkewarganegaraan Iran-Inggris yang pernah menjabat sebagai wakil menteri pertahanan. Iran menuduh Akbari menjadi agen spionase untuk Inggris. Oleh karena itu, Inggris memanggil diplomat paling senior Iran dan memanggil pulang duta besarnya sendiri.

Namun, meskipun menjatuhkan sanksi terhadap jaksa agung Iran Mohammad Jafar Montazeri, Inggris tidak mengindahkan tuntutan oposisi untuk melarang Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Menghadapi lebih banyak tuntutan seperti itu di parlemen, Menteri Luar Negeri James Cleverly mengatakan dia tidak bisa mengomentari penuntutan di masa depan.

"Kami tidak membatasi diri pada langkah-langkah yang telah saya umumkan,” sebutnya.

"Kami sedang meninjau tindakan lebih lanjut dengan mitra internasional kami,” kata Juru Bicara Perdana Menteri Rishi Sunak.

Anggota parlemen Inggris memberikan suara pekan lalu yang mendukung penambahan IRGC ke dalam daftar organisasi teroris terlarang di Inggris.

Tetapi pemerintah sedang bergulat dengan nasib warga negara ganda lainnya yang ditahan oleh rezim Islam, dengan tujuan strategis untuk memulihkan pakta nuklir internasional dengan Iran.

Cleverly tetap blak-blakan mengecam kepemimpinan Iran setelah Akbari, 61, digantung karena diduga menjadi mata-mata atas nama Inggris.

Dia mengatakan kepada anggota parlemen bahwa pihaknya menyaksikan tindakan balas dendam dari rezim yang lemah dan terisolasi. “Terobsesi untuk menekan rakyatnya sendiri, dilemahkan oleh rasa takutnya sendiri akan kehilangan kekuasaan dan merusak reputasi internasionalnya,” tegasnya.

"Pesan kami kepada rezim itu jelas: dunia sedang mengawasi Anda dan Anda akan dimintai pertanggungjawaban, terutama oleh rakyat Iran yang berani, begitu banyak dari mereka yang Anda tindas dan bunuh,” pungkasnya. (AFP/OL-12)

Baca Juga

AFP/Khaled DESOUKI

Mumi Tertua dan Terlengkap Ditemukan di Makam Firaun

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 23:30 WIB
Banyak patung ditemukan di antara makam, termasuk satu yang mewakili seorang pria dan istrinya serta beberapa...
AFP/Frederic J BROWN

Tiongkok Keluarkan Peringatan setelah Warganya Jadi Korban Penembakan di AS

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 22:50 WIB
Konjen Tiongkok di Los Angeles memastikan seorang warga negaranya tewas dalam penembakan massal pada pesta perayaan Tahun Baru Imlek di...
AFP

IAEA Laporkan Ledakan di Dekat PLTN Zaporizhzhia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 27 Januari 2023, 17:49 WIB
Pasukan Rusia merebut pabrik Zaporizhzhia dari Ukraina pada awal Maret, tak lama setelah melakukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya