Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BARISAN Nasional (BN) memutuskan tidak akan berkoalisi dengan Pakatan Harapan (PH) maupun Perikatan Nasional (PN) dalam pemerintahan baru Malaysia. BN ingin berada di luar pemerintahan dan menjadi oposisi.
"BN siap memberikan check dan balances terhadap pemerintahan dan akan menjadi oposisi yang bertanggung jawab," ujar Deputi United Malays National Organisation (UMNO) Datuk Seri Mohamad Hasan.
Ia mengatakan partai yang berada dalam koalisi BN telah berdiskusi mengenai sikap tersebut pada Senin (21/11) malam. BN dengan terbuka mempersilakan PH dan PN untuk membentuk pemerintahan baru.
Anggota Majelis Agung UMNO Datuk Armand Azha Abu Hanifah juga dikabarkan meyakini Barisan Nasional sebaiknya memang menjadi oposisi saja.
Ia mengatakan Barisan Nasional harus menerima keputusan masyarakat yang tidak menginginkannya berada di dalam pemerintahan. Sejumlah laporan mengindikasikan kelompok akar rumput Barisan Nasional menentang jika koalisi mereka harus bergabung dengan PH atau PN.
"Selama kampanye, PH mengatakan satu suara untuk BN adalah satu suara untuk Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi. Tapi kini sepertinya satu suara untuk Pakatan adalah suara untuk Zahir," ujarnya.
Baca juga: Koalisi Barisan Nasional Memenangi Pemilu Melaka
Sementara Ahmad Zahid selama ini berada di bawah tekanan untuk mengundurkan diri dan mengemban tanggung jawab atas kekalahan UMNO dan Barisan Nasional dalam pemilihan umum ke-15 (GE15).
Pemilu Malaysia berakhir tanpa satu pun koalisi yang meraih mayoritas kursi di parlemen. Untuk membentuk pemerintahan baru, mau tidak mau koalisi di posisi atas harus menggandeng koalisi lain.
Raja Malaysia Sultan Abdullah Ahmad Shah telah menetapkan tenggat waktu untuk penyerahan nama kandidat perdana menteri pada Selasa (22/11), siang ini pukul 14.00 waktu setempat. Namun dengan belum adanya kesepakatan koalisi, belum dapat dipastikan apakah nantinya sang raja akan menerima daftar nama PM baru.(The Star/OL-5)
Malaysia diperkirakan telah mengalami kerugian hingga RM277 miliar (sekitar Rp1.154 triliun) akibat kejahatan keuangan yang melibatkan pencurian dan kebocoran dana publik.
PERUSAHAAN robotika asal Tiongkok yang berfokus pada embodied intelligence, Agibot, akan memperluas pasar di kawasan Asia-Pasifik sepanjang 2026.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) mulai 1 Januari 2026 memberlakukan denda hingga RM2.000 atau Rp8,3 juta bagi warga maupun wisatawan yang membuang sampah atau meludah sembarangan.
Muhyiddin Yassin dan Azmin Ali mundur dari kepemimpinan Perikatan Nasional mulai 1 Jan 2026. Krisis internal dan gejolak di Perlis guncang koalisi oposisi.
Layanan kereta cepat Whoosh semakin mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara, khususnya asal Malaysia, selama momen libur Nataru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved