Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
DONALD Trump mengumumkan akan mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat (AS), Rabu (16/1) WIB saat Partai Republik membukukan hasil buruk di pemilu sela serta orang-orang pilihannya kalah.
"Bangkitnya Amerika dimulai saat ini," ujar mantan Presiden AS berusia 76 tahun itu kepada ratusan pendukungnya yang berkumpul di Mar-a-Lago, Florida.
"Saya mengumumkan akan maju sebagai kandidat presiden AS," lanjut Trump, yang mengajukan surat pencalonan dirinya kepada komisi pemilihan umum AS beberapa saat sebelumnya.
Baca juga: Media Milik Murdoch Mulai Tinggalkan Trump
Pencalonan Trump yang dilakukan sangat dini itu dipandang sebagai upaya mendahului calon kandidat presiden AS dari Partai Republik lainnya serta upaya agar tidak didakwa melakukan aksi kriminal.
Partai Republik tengah memulihkan diri setelah hasil pemilu sela yang mengecewakan, yang dituing terjadi karena kandidat yang diajukan Trump gagal bersinar. Hal itu memicu sejumlah tokoh Partai Republik mempertanyakan apakah Trump adalah orang yang tepat untuk menjadi kandidat presiden AS dari partai mereka.
Calon lawan berat Trump untuk menjadi kandidat presiden AS dari Partai Republik adalah Gubernur Florida Ron DeSantos yang sukses terpilih kembali pada pemilu sela, 8 November lalu.
Trump, yang kalah dalam pemilu presiden 2020 dari Joe Biden, tengah menghadapi srangkaian penyelidikan kriminal.
Dia menjadi target serangkaian penyelidikan terkait aksinya sebelum, selama, dan setelah masa jabatan pertamanya sebagai presiden. Jika ada penyelidikan yang berujung pada dakwaan kriminal, Trump bisa didiskualifikasi.
Penyelidikan itu antara lain penggelapan dalam usaha keluarganya, perannya dalam serangan ke Gedung Capitol, upayanya menggagalkan hasil pemilu 2020, dan penyembunyian dokumen rahasia di Mar-a-Lago. (AFP/OL-1)
Pakistan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi perundingan antara AS dan Iran demi mencapai penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, jika kedua pihak menghendaki.
FASILITAS gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan selama perang Iran Amerika Serikat dan Israel, di tengah perubahan sikap Presiden AS Donald Trump
EKSKALASI perang Iran, Amerika Serikat, dan Israel di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel, Selasa (24/3).
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Pemerintah Iran membantah keras klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait adanya pembicaraan penghentian perang.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf membantah adanya pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved