Selasa 15 November 2022, 23:01 WIB

Di Pembicaraan Iklim PBB, Uni Eropa Janjikan Pengurangan Emisi

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Di Pembicaraan Iklim PBB, Uni Eropa Janjikan Pengurangan Emisi

AFP
Bendera Uni Eropa terpasang di wilayah Brussel, Belgia.

 

UNI Eropa (UE) berjanji untuk meningkatkan pengurangan emisi karbon pada pembicaraan iklim PBB. Sebab, sejumlah negara berkembang memperingatkan negara kaya yang gagal berkontribusi dalam upaya mengatasi pemanasan global.

Konferensi COP27 Mesir didominasi oleh seruan bagi negara-negara kaya untuk memenuhi janji. Dalam hal ini, mendanai transisi hijau negara-negara miskin, yang paling tidak bertanggung jawab atas emisi global.

Serta, membangun ketahanan keuangan mereka dan memberi kompensasi atas kerugian terkait perubahan iklim. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah emisi global yang diperkirakan mencapai titik tertinggi sepanjang tahun ini.

Baca juga: Zelensky: Penanganan Perubahan Iklim Butuh Perdamaian

Berikut, membuat tujuan untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius dibandingkan dengan tingkat praindustri, yang menjadi semakin sulit dilakukan.

Kepada para delegasi, Wakil Presiden Komisi Eropa Frans Timmermans mengatakan bahwa pihaknya akan memperbarui komitmen iklim. Mereka berkeyakinan dapat melampaui rencana awal untuk mengurangi emisi sebesar 55% pada 2030.

Blok 27 negara itu akan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 57% dari tingkat 1990. "Uni Eropa ada di sini untuk bergerak maju, bukan mundur," tegas Timmermans kepada delegasi COP27.

Baca juga: B20 Summit 2022 di Bali, Siapkan 4 Legacy Penting

Invasi Ukraina oleh pengekspor bahan bakar fosil Rusia telah membayangi pembicaraan di Mesir. Para aktivis menuduh bangsa Eropa berusaha memanfaatkan Afrika untuk gas alam, setelah adanya pemotongan pasokan dari Rusia.

Namun, Timmermans membantah bahwa Uni Eropa sedang mengalami krisis energi di tengah konflik Ukraina dan Rusia. Sementara itu, kalangan aktivis menyatakan pernyataan Uni Eropa tidak mengalami kemajuan signifikan.

"Peningkatan kecil yang diumumkan di COP27 tidak sesuai dengan seruan dari negara-negara paling rentan di garis depan," cetus Chiara Martinelli, perwakilan Climate Action Network Europe.(AFP/OL-11)

 

Baca Juga

Ist

17 ABK Indonesia Selamat Usai Kapal Dibajak

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 06 Desember 2022, 10:03 WIB
Sebanyak 17 anak buah kapal (ABK) berpaspor Indonesia bersama dengan 2 lainnya asal Korea Selatan selamat dari pembajakan Kapal Tanker...
AFP

Usai Pemilihan Ulang, Demokrat Kuasai Senat AS

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 06 Desember 2022, 09:30 WIB
Kepastian itu muncul setelah Senator Demokrat Catherine Cortez Masto memenangkan pemilihan ulang di...
AFP/Kirill KUDRYAVTSEV

Rusia Klaim Batas Harga Minyak tidak akan Ganggu Pembiayaan Perang Ukraina

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 06 Desember 2022, 09:19 WIB
“Rusia dan ekonomi Rusia memiliki kapasitas yang diperlukan untuk memenuhi sepenuhnya kebutuhan dan persyaratan operasi militer...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya