Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (27/8) mengumumkan bahwa anak-anak Palestina di Jalur Gaza akan kehilangan akses pendidikannya selama tiga tahun beruntun akibat blokade dan agresi Zionis Israel yang hingga kini masih terjadi.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric saat konferensi pers pada Rabu malam mengatakan tahun ajaran baru semakin dekat. "Anak-anak Gaza akan kehilangan kesempatan belajar untuk tahun ketiga berturut-turut. Pendidikan adalah hak fundamental dan tidak ada anak yang boleh kehilangan hak tersebut."
Dujarric mendesak perlindungan hak anak-anak di Gaza untuk pendidikan. Ia juga menekankan perlunya membuka kembali sekolah-sekolah dan memastikan bahwa anak-anak Palestina bisa memperoleh hak mereka atas pendidikan.
Jubir PBB itu sekaligus memperingatkan bahwa krisis ini mengancam masa depan seluruh generasi di Gaza.
Sebelumnya, 1 juta perempuan dan anak perempuan menghadapi kelaparan massal, kekerasan, dan pelecehan di Gaza, demikian disampaikan Badan Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Tengah (UNRWA) pada Sabtu (16/8) di platform media sosial X.
"Kelaparan menyebar dengan cepat di Gaza. Perempuan dan anak perempuan terpaksa mengambil strategi bertahan hidup yang semakin berbahaya, seperti keluar mencari makanan dan air dengan risiko yang sangat tinggi untuk kehilangan nyawa," kata UNRWA. (WAFA-OANA/Ant/I-2)
Madonna menyerukan Paus Leo agar melakukan misi kemanusiaan ke Gaza guna membantu anak-anak Palestina yang kelaparan.
OCHA mencatat 11.877 balita di Gaza mengalami gizi buruk akut.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa keputusan untuk menduduki seluruh wilayah Gaza sepenuhnya berada di tangan Israel.
Kalimat terakhir yang dibagikan Yaqeen Hammad, gadis berusia 11 tahun asal Gaza, dalam salah satu video terakhirnya di media sosial yaitu mempertanyakan keberadaan negara-negara.
POLITIKUS sayap kanan Israel Moshe Feiglin telah memicu kemarahan setelah menyatakan bahwa setiap anak dan bayi di Jalur Gaza Palestina adalah musuh selama wawancara di Saluran TV Israel 14.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
Tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut setelah Israel menyetujui rencana pendudukan Gaza pada awal bulan ini.
ISRAEL menghadapi gelombang kecaman internasional setelah serangkaian serangan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza selatan, pada Senin (25/8).
Hingga kini, serangan militer Israel di Gaza masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Serangan Israel ke spot tangga di RS Nasser, Gaza, Senin (25/8/2025) totalnya menewaskan 20 orang, termasuk 5 jurnalis.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved