Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Ibu Negara Indonesia, Iriana Joko Widodo menerima kedatangan Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon-hee, di Hotel The Apurva Kempinski, Bali, pada Senin, (14/11). Tiba sekitar pukul 16.30 WITA, Iriana menyambut kedatangan Kim Keon-hee untuk melakukan jamuan minum teh bersama.
"Selanjutnya Iriana dan Kim menuju pendopo hotel untuk melakukan sesi foto bersama. Usai berfoto bersama, Iriana mengajak Kim untuk melihat sejumlah penampilan budaya Indonesia di antaranya Gamelan Bali dan Tarian Penyambutan Panyembrama," ungkap pernyataan resmi, Selasa (15/11).
Selain itu, Iriana juga mengajak Kim melihat sejumlah kain tenun Endek Bali dan juga kerajinan silver Bali yang ditampilkan di sebuah gebyok. Setelahnya, Iriana dan Kim menuju Ruang Kashi untuk melakukan jamuan minum teh bersama.
Selama berbicang dan menikmati jamuan minum teh, Iriana dan Kim diiringi alunan musik biola dan juga sasando yang membawakan sejumlah lagu-lagu Tanah Air. Di antaranya adalah lagu Tanah Air, Angin Mamiri, Bengawan Solo, Sempurna, hingga Cinta Kan Membawamu.
Usai jamuan minum teh, Iriana kemudian mengantarkan Kim yang akan kembali ke hotel tempatnya bermalam selama di Bali. (OL-12)
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Operasi bedah estetika kini jadi gaya hidup modern. Sejumlah aktris Indonesia memilih Korea untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved