Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
PERETAS bernama Geng Pemerasan mulai membocorkan rincian rekam medis 10 juta penduduk Australia termasuk nama, alamat dan informasi pribadi lainnya. Itu setelah perusahaan asuransi, MediBank menolak membayar uang tebusan.
Media lokal melaporkan bahwa data tersebut diunggah di sebuah forum yang terkait dengan REvil, sebuah kelompok kejahatan ransomware yang dilaporkan Rusia dan ditutup awal tahun ini atas permintaan Amerika Serikat.
CEO Medibank, David Koczkar, mengatakan dalam sebuah pernyataan kebocoran itu dirancang untuk merugikan pelanggan perusahaannya. Medibank telah menjadi sasaran serangan siber bulan lalu dengan total data yang dicuri Geng Pemerasan mencapai 9,7 juta.
"Selalu mengejutkan jika data Anda bocor secara online, terutama volume sensitivitas ini," kata Pakar Keamanan Siber Dan Direktur Regional Microsoft di Australia, Troy HuntHunt, Rabu (9/11).
Dia menilai penyimpanan data pribadi harus menjadi perhatian semua pihak. Jika abai, data itu dapat dengan mudah diretas dan disebarluaskan atau digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Anda menginginkan asuransi kesehatan maka mereka perlu menyimpan informasi semacam ini dengan tepat," jelasnya.
Baca juga: Aksi Mogok Nasional atas Inflasi Ganggu Transportasi di Yunani
Sementara itu, Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menanggapi serangan siber. Isu ini menjadi serangkaian kasus yang mencuat, termasuk menyerang perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di negara itu.
"Ini sangat sulit bagi orang-orang. Saya juga pelanggan pribadi Medibank, dan akan menjadi perhatian bahwa beberapa informasi ini telah tersebar di sana," katanya.
Pada Senin (7/11), Geng Pemerasan mengancam akan mempublikasikan data milik MediaBank yang diretas dalam waktu 24 jam jika uang tebusan tidak dibayarkan. Medibank enggan menanggapinya karena menuruti keinginan peretaa tidak menjamin keamanan data.
Menteri Keamanan Siber Australia, Clare O'Neil mendukung keputusan Medibank untuk tidak membayar tebusan yang diminta Geng Pemerasan. Dia juga mendesak seluruh platform media sosial dan organisasi media untuk tidak memfasilitasi pembagian riwayat medis yang dicuri dari MediaBank.
"Jika Anda melakukannya, Anda akan membantu dan bersekongkol dengan para bajingan yang berada di jantung tindakan kriminal ini dan saya tahu bahwa Anda tidak akan melakukan itu terhadap negara Anda sendiri dan warga negara Anda sendiri," kata O'Neil kepada parlemen. (Aljazeera/OL-16)
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
CLOUDFLARE kembali mengalami down atau gangguan layanan yang berdampak pada zoom dan linkedin. Gangguan itu bukan akibat serangan siber melainkan sistem internal
Tim Riset Global Kaspersky menemukan bukti keterkaitan Memento Labs dengan kampanye spionase siber ForumTroll yang memanfaatkan celah zero-day di Google Chrome.
Discord alami kebocoran data besar yang memengaruhi dokumen identitas pengguna. Sistem dukungan disusupi untuk mencuri dan memeras data pribadi.
Serangan siber melumpuhkan sistem check-in di bandara besar Eropa seperti Heathrow dan Brussels.
Pelajari cara menghindari phishing di Gmail dengan tips keamanan: kenali ciri email, aktifkan 2FA, gunakan fitur Google, dan lindungi akun dari serangan siber.
DINAS Rahasia AS tengah menyelidiki gangguan pada eskalator dan teleprompter saat kunjungan Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump ke Sidang Majelis Umum PBB.
Fitur ini disebut Memory Integrity Enforcement (MIE), dirancang untuk menghentikan bug kerusakan memori, salah satu kerentanan paling umum yang dieksploitasi pengembang spyware
Google bantah kabar peretasan gmail. Perusahaan ini menegaskan sistem keamanan mereka masih tangguh.
Anthropic mengungkap AI Claude disalahgunakan peretas, termasuk Korea Utara, untuk serangan siber, pencurian data, hingga penipuan kerja jarak jauh.
"Berdasarkan hasil penelusuran dan validasi yang telah kami lakukan, kami memastikan bahwa klaim kebocoran data yang dikelola Pemprov Jabar itu tidak benar,"
Maskapai Qantas mengalami serangan siber yang menyasar sistem layanan pelanggan milik pihak ketiga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved