Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LEDAKAN di sebuah tambang batu bara di Turki utara menewaskan sedikitnya 25 orang, ungkap sejumlah otoritas lokal pada Jumat (14/10) waktu setempat. Petugas penyelamat bekerja sepanjang malam untuk menyelamatkan puluhan orang yang masih terperangkap di dalam tambang.
Ledakan terjadi di tambang TTK Amasra Muessese Mudurlugu di Kota Amasra, Provinsi Bartin, sekitar pukul 18.45 waktu setempat.
Menteri Energi Turki Fatih Donmez mengatakan bahwa ledakan diduga berasal dari gas mudah terbakar yang biasa ditemukan di tambang-tambang batu bara. Penyebab mengapa gas tersebut dapat memicu ledakan belum dapat dipastikan.
Suleyman Soylu, Menteri Dalam Negeri Turki, yang ikut terjun ke lokasi kejadian, mengatakan bahwa ada 110 orang di dalam tambang saat ledakan terjadi. Ia mengatakan, sebagian besar pekerja berhasil melarikan diri usai ledakan, namun 49 lainnya terperangkap.
Soylu mengatakan beberapa dari 49 orang tersebut telah berhasil diselamatkan.
Baca juga: Wilayah di Tiga Negara Bagian, Australia Dilanda Banjir
Kantor Pemerintah Provinsi Bartin mengatakan bahwa 25 orang tewas dalam ledakan di tambang Amasra. Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca melaporkan adanya 17 korban luka, 8 di antaranya sedang dirawat di unit perawatan intensif.
Sejumlah tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi, termasuk dari beberapa provinsi tetangga.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membatalkan rencana lawatan ke Kota Diyarbakir dan akan berkunjung ke Amasra untuk mengkoordinasikan operasi penyelamatan. Ia mengaku telah memerintahkan tiga jaksa untuk menginvestigasi ledakan di Amasra.
"Harapan kami angka kematian tidak akan bertambah lagi," sebut Erdogan.
Kantor berita DHA mengutip keterangan salah satu pekerja tambang, yang mengaku keluar dari lokasi kejadian tanpa dibantu petugas. Ia mengaku tidak dapat melihat apa-apa kala itu karena terhalang debu dan tanah.
DHA melaporkan, masyarakat sekitar beramai-ramai mendatangi lokasi tambang untuk mencari kolega atau teman mereka yang mungkin masih terperangkap. (GlobalTimes/OL-16)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menghentikan sementara aktivitas penambangan batuan di kawasan Nagari Pasie Nan Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengakui masih kurangnya pengawasan terhadap aktivitas industri ekstraktif pertambangan dan perkebunan.
Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch Ferdy Hasiman menekankan pentingnya sikap netral dan berbasis fakta dalam mengevaluasi dugaan pelanggaran hukum di industri tambang nikel.
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Operasi pencarian penambang yang diduga terperangkap di bekas area galian tambang Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berlangsung dalam kondisi berisiko tinggi.
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved