Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TANAH adat di Halmahera Timur, Maluku Utara diduga mengalami kerusakan akibat pengerukan tambang nikel. Kreator konten sekaligus komika, Gianluigi Christoikov mengungkapkan warga Halmahera Timur tengah memperjuangkan lingkungan tempat tinggal merek yang sedang tidak baik-baik saja.
Ia mengatakan tersebut disebabkan oleh sebuah perusahaan yang disinyalir telah merusak alam Halmahera Timur dengan kegiatan pertambangan. Kabar kerusakan lingkungan itu mencuat dengan beredarnya video kerusakan alam yang mengarah kepada salah satu perusahaan.
Sejak perusahaan itu beroperasi tahun lalu, banyak keluhan yang diajukan oleh warga sekitar, mulai dari kerusakan alam, pencemaran air, sampai eksploitasi tanah adat.
"Hal ini diperkuat dengan temuan tim pemantau lingkungan yang menemukan adanya bukaan lahan liar pada Februari 2025, mereka diduga dilakukan tanpa persetujuan dari warga sekitar, mengingat lahan yang digarap merupakan tanah adat. Dari hasil temuan juga didapati kerusakan alam yang hebat akibat pengerukan untuk tambang nikel yang mengakibatkan hilangnya tanah subur di sana," kata Gianluigi, melalui keterangannya, Rabu (23/7).
Ia mengaku mendapatkan laporan saat upaya protes dilakukan, para warga dihadang dan dipaksa mundur oleh aparat. Hal ini disesalkan oleh warga lokal yang terkena dampak, kehilangan mata pencaharian, dan tanah subur yang harusnya dapat diwariskan ke generasi selanjutnya. Gianluigi menyayangkan hal tersebut karena masyarakat Halmahera Timur menyuarakan lingkungan mereka yang telah dirusak.
"Mereka hanya bersuara demi tanah adat yang telah dicemari mengapa mereka harus ditahan. Aneh jaman sekarang. Tanah dirampas, alam dirusak, kok warga dibungkam," katanya. (M-3)
Hal tersebut terungkap dalam Survei RIMBA atau Sukarelawan Indonesia Pembela Alam yang dilakukan pada 12 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
KETUA Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menjelaskan soal sikap NU terhadap segala bentuk aksi yang menimbulkan kerusakan alam.
Peringatan Hari Bumi Internasional sebagai momentum penting untuk mengingatkan akan tanggung jawab menjaga kelestarian planet yang kita tinggali.
Kepala Pusat Makroekonomi Indef, M Rizal Taufikurahman, menjelaskan faktor global dan domestik yang memicu masuknya dana asing ke sektor nikel dan tambang logam Indonesia.
Harga nikel dunia di LME melonjak tajam menembus US$17.900 per ton pada Selasa (6/1). Rencana Indonesia memangkas kuota produksi 2026 jadi pemicu utama.
PT Mitra Murni Perkasa (MMP) dan Mitsui & Co Ltd resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal menjalin kolaborasi strategis dalam pemasaran high grade nikel matte.
Pertambangan nikel yang telah operasional selama 2,5 tahun dan banyak membawa manfaat dalam mensejahterakan masyarakat Suku Kawei.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Ia menambahkan bahwa setelah dua fase tersebut, INA bahkan sudah membeli lahan untuk Fase III sebagai sinyal percepatan yang tidak main-main.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved