Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Temuan Survei, Gen Z Nilai Kerusakan Alam Ancaman Serius bagi Ketahanan Nasional

Cahya Mulyana
14/1/2026 05:03
Temuan Survei, Gen Z Nilai Kerusakan Alam Ancaman Serius bagi Ketahanan Nasional
ilustrasi(MI)

MAYORITAS Generasi Z (Gen Z) di Indonesia menilai bahwa kerusakan lingkungan hidup merupakan ancaman langsung terhadap ketahanan nasional. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pelestarian alam dan budaya tidak lagi sekadar isu ekologis, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bela negara nonmiliter.

Hal tersebut terungkap dalam Survei Rimba atau Sukarelawan Indonesia Pembela Alam yang dilakukan pada 12 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Hasil survei menunjukkan bahwa 82,3% Gen Z menyatakan peduli terhadap pelestarian alam dan budaya Indonesia, sementara 83,7% responden menyatakan siap terlibat langsung dalam aktivitas pelestarian berbasis budaya.

Ketua Umum Rimba, Eko Wiwid, menegaskan bahwa temuan ini harus menjadi sinyal kuat bagi para pembuat kebijakan. “Dari perspektif Gen Z, perlindungan alam dan budaya harus menjadi fondasi kebijakan nasional ke depan, mulai dari sektor politik, hukum, ekonomi, teknologi, hingga pertahanan negara,” ujar Eko, Rabu (14/1).

Lebih lanjut, survei mencatat bahwa 84,1% responden menganggap keterlibatan dalam pelestarian lingkungan dan budaya sebagai bentuk tanggung jawab dan identitas kebangsaan. Bahkan, 79,3% Gen Z mengaku telah berpartisipasi langsung dalam berbagai kegiatan seperti kerja bakti lingkungan, kampanye digital, dan gerakan sosial berbasis ekologi.

Menurut Eko, tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa kesadaran ekologis Gen Z tidak berhenti pada opini, tetapi telah berkembang menjadi tindakan nyata. Perkembangan teknologi informasi juga berperan besar dalam mempercepat penyebaran ide, kampanye, dan mobilisasi anak muda dalam isu lingkungan dan budaya.

Survei Rimba melibatkan 434 responden yang tersebar di delapan kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Yogyakarta, Makassar, dan Bali. Penelitian ini menggunakan metode stratified purposive sampling, dengan kota sebagai dasar stratifikasi guna menjaga keseimbangan komposisi sampel dan validitas desain penelitian. Dari keseluruhan responden, 84,8% menyatakan bahwa pelestarian alam dan budaya merupakan bagian dari kepentingan nasional Indonesia.

Temuan ini menegaskan bahwa bagi Gen Z, isu lingkungan dan kebudayaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan jangka panjang bangsa. “Survei ini diharapkan dapat menjadi gambaran awal bagi para pengambil kebijakan tentang orientasi dan nilai yang dianut Gen Z, khususnya dalam menghadapi Bonus Demografi dan menuju Visi Indonesia Emas 2045,” tutup Eko. (Cah/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik