Senin 19 September 2022, 14:46 WIB

Ahli Epidemiologi Tiongkok Sarankan tak Sentuh Orang Asing

Meilani Teniwut | Internasional
Ahli Epidemiologi Tiongkok Sarankan tak Sentuh Orang Asing

AFP/ERNESTO BENAVIDES
Ilustrasi dokter memeriksa luka yang diakibatkan virus cacar monyet

 

KEPALA ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok Wu Zunyou menyarankan agar menghindari kontak fisik dengan orang asing guna mencegah infeksi cacar monyet.

“Untuk mencegah kemungkinan infeksi cacar monyet dan sebagai bagian dari gaya hidup sehat kita, disarankan agar Anda tidak melakukan kontak kulit langsung dengan orang asing (tak dikenal),” kata Wu Zunyou, Sabtu (17/9).

Wu juga meminta orang-orang untuk menghindari kontak fisik atau bersentuhan dengan siapapun yang baru saja datang dari luar negeri ataupun orang tak dikenal (asing).

“Perlu dan sangat penting untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan epidemi monkeypox di tingkat sosial,” ucapnya.

Postingannya dibagikan secara luas di media sosial selama akhir pekan, tetapi bagian komentar dinonaktifkan pada Minggu (18/9) dan Senin (19/9) dini hari.

Beberapa yang mengomentari versi yang diteruskan atau tangkapan layar dari postingan tersebut mempertanyakan mengapa orang asing di Tiongkok, yang sebagian besar merupakan penduduk jangka panjang dan tidak pergi karena hambatan covid-19, dianggap lebih berbahaya daripada penduduk setempat. Wu pun tidak segera menanggapi komentar tersebut.

Baca juga:  Delapan Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Myanmar

Kota Chongqing di barat daya mencatat infeksi virus cacar monyet pada hari Jumat dialami seseorang yang tiba dari luar negeri. Ini menjadi kasus infeksi cacar monyet pertama yang diketahui di daratan Tiongkok di tengah wabah virus global baru-baru ini.

Risiko penularannya rendah karena individu tersebut dikarantina setibanya di Chongqing. Semua kontak dekat diisolasi dan ditempatkan di bawah pengawasan medis.

Sekitar 90 negara, di mana cacar monyet tidak endemik, telah melaporkan wabah penyakit virus yang telah dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai darurat kesehatan global. Ada lebih dari 60.000 kasus yang dikonfirmasi dan beberapa negara non-endemik telah melaporkan kematian pertama.(theguardian/OL-5)

Baca Juga

AFP

Terdampak Inflasi, Masyarakat Kanada Berburu Kupon

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 September 2022, 16:05 WIB
GELOMBANG inflasi menerjang Kanada. Harga kebutuhan pokok naik hingga 11% atau tertinggi sejak 1981 yang membuat masyarakatnya memangkas...
AFP

Jaringan Pipa Gas Nord Stream Disabotase, Eropa Tingkatkan Keamanan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 29 September 2022, 15:19 WIB
Kebocoran jaringan gas Nord Stream mengakibatkan kenaikan harga gas alam. Sebelumnya, Rusia diketahui membatasi secara tajam...
Manan VATSYAYANA / AFP

Hukuman Aung San Suu Kyi Kembali Bertambah

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 September 2022, 15:01 WIB
Awal bulan ini, pengadilan junta Myanmar menjatuhkan vonis terhadap Aung San Suu Kyi dengan tiga tahun penjara karena dugaan kecurangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya