Sabtu 10 September 2022, 21:24 WIB

Pemakanan Ratu Lalui 10 Tahapan Ala Kerajaan Inggris

Cahya Mulyana | Internasional
Pemakanan Ratu Lalui 10 Tahapan Ala Kerajaan Inggris

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Sydney Opera House dihiasi foto Ratu Elizabeth II saat pemutaran video mapping di Bennelong Point, Sydney, New South Wales, Australia.

 

TERDAPAT 10 Tahapan sejak Ratu Elizabeth II dinyatakan wafat pada Kamis (8/9) hingga jasadnya. Seluruhnya akan memakan waktu 11 hari atau hingga 19 September.

Pertama, kabar duka mengenai meninggalnya pucuk pimpinan di kerajaan Inggris akan dimulai dengan proses pengibaran bendera setengah tiang. Tradisi ini berlaku di seluruh kediaman kerajaan dan gedung-gedung pemerintah Inggris.

Halaman depan situs keluarga kerajaan juga diubah dengan tamplian sepenuhnya hitam. Disematkan sedikit pesan mengenai kematian seperti yang terjadi pada Ratu Elizabeth II.

Perdana Menteri Inggris merupakan anggota pemerintah pertama yang membuat pernyataan soal kematian Ratu atau Raja Inggris.

Kedua, pengumuman kematian dalam bingkai yang ditempatkan di pagar Istana Buckingham. Pada saat yang bersamaan Westminster Abbey dan Katedral St Paul akan membunyikan lonceng.

Kemudian diikuti upacara penghormatan di Hyde Park, di Tower Hill dan mengheningkan cipta secara nasional.

Ketiga pewaris tahta akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris. Raja Charles III telah bertemu dengan Perdana Menteri Liz Truss sehari setelah Ratu Elizabeth II wafat atau Jumat (9/9).

Raja Charles III juga akan bertemu dengan Earl Marshal untuk secara resmi menandatangani rencana pemakaman yang diharapkan akan diadakan dalam waktu 10 hari ke depan. Setelah itu, Raja Charles III memberikan pidato perdana soal kematian Ratu Elizabeth II untuk rakyat Inggris dan negara-negara persemakmuran.

Baca juga: Raja Charles III Berpidato untuk Mama Tersayang dan Papa Terkasih

Keempat, pengumuman raja baru setelau dewan aksesi, yang mencakup tokoh senior pemerintah dan penasihat rahasia melakukan pertemuan di Istana St James. Pengumuman pewaris tahta dibacakan di depan umum dari balkon di Istana St James.

Pengumuman lebih lanjut akan dibacakan di Royal Exchange di Kota London. Raja baru akan mengadakan audiensi dengan perdana menteri dan kabinet, pemimpin oposisi, uskup agung Canterbury dan Westminster.

Prosesi kelima, peti mati Ratu Elizabeth meninggalkan Kastil Balmoral untuk dibawa ke Istana Holyroodhouse. Di selanya dilakukan prosesi upacara dari Holyrood dan sepanjang Royal Mile hingga Katedral St Giles untuk kebaktian yang dihadiri oleh anggota keluarga kerajaan.

Usai keluarga kerajaan menggelar kebaktian, Katedral St Giles akan dibuka untuk umum selama 24 jam.

Keenam, Raja Charles III akan menggelar kebaktian doa di Irlandia Utara tepatnya di Kastil Hillsborough dan akan mengunjungi Katedral St Anne di Belfast untuk kebaktian doa dan refleksi tentang kehidupan Ratu Elizabeth II.

Prosesi ketujuh, latihan upacara membawa peti mati dari Istana Buckingham ke Westminster Hall, London. Selanjutnya atau kedelapan pengangkutan peti mati Ratu Elizabeth II dengan kereta kerajaan.

Sebelum pemakaman, peti mati Ratu Elizabeth II akan dibawa dari Istana Buckingham ke Westminster Hall untuk disemayamkan selama lima hari. Peti matinya akan diangkut dengan kereta kerajaan dan dilanjutkan kebaktian singkat.

Peti mati akan ditempatkan di tengah Westminster Hall, yang akan dibuka untuk umum selama 23 jam sehari.

Kesembilan, Raja Charles akan menghadiri kebaktian di Wales untuk menghadiri kebaktian di Katedral Llandaff di Cardiff. Kemudian, dia akan mengunjungi Welsh Senedd dan menerima mosi belasungkawa.

Dia akan menggelar audiensi dengan menteri pertama Welesh, Detasemen Persemakmuran kemudian pulang ke London. Pada malam pemakaman, Charles akan menyambut keluarga kerajaan sahabat.

Terakhir, pemakaman kenegaraan. Prosesi ini akan diadakan di Westminster Abbey. Peti mati akan dibawa dari Westminster Hall dalam prosesi ke biara. Akan ada protokol mengheningkan cipta dua menit di seluruh negeri.

Setelah kebaktian selama satu jam, prosesi upacara besar akan mengiringi peti mati ke Hyde Park, di mana peti itu akan dipindahkan dari kereta meriam ke mobil jenazah untuk melakukan perjalanan ke Windsor.

Setelah prosesi melalui Windsor, prosesi selanjutnya akan diadakan di Kapel St George, Kastil Windsor, di mana peti mati akan diturunkan ke brankas kerajaan. (The Guardian/OL-4)

Baca Juga

AFP/Peter PARKS

Hong Kong dan Taiwan Cabut Kewajiban Karantina bagi Pendatang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 September 2022, 22:45 WIB
Kewajiban tes PCR 48 jam sebelum penerbangan ke Hong Kong akan diganti dengan tes antigen cepat, demikian pernyataan pers Kepala Eksekutif...
AFP

Banjir Mengerikan di Pakistan Tanda Krisis Iklim Global

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:15 WIB
Hujan monsun yang belum pernah terjadi sebelumnya membanjiri sepertiga negara itu menewaskan hampir 1.600 orang dan menggusur lebih dari...
AFP

Protes Kematian Mahsa Amini di Iran Kembali Bergejolak

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:00 WIB
Iran telah memberlakukan pembatasan ketat pada penggunaan internet dalam upaya untuk menghambat pengunjuk rasa berkumpul dan menghentikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya