Kamis 08 September 2022, 10:15 WIB

Geram, Erdogan Ancam Ratakan Yunani dalam Semalam

Cahya Mulyana | Internasional
Geram, Erdogan Ancam Ratakan Yunani dalam Semalam

AFP/Andrej ISAKOVIC
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

 

PRESIDEN Turki, Recep Tayyip Erdogan mengaku kecewa terhadap Yunani, yang melakukan militerisasi pulau di dekat wilayah Turki. Ankara menilai kebijakan Athena itu mengancam kedaulatan mereka.

"Jika saya mengatakan kami bakal datang dalam satu malam, dan kemudian itu terjadi, saat waktunya tiba, kami bisa datang tiba-tiba di satu malam," kata Erdogan.

Menurut dia, Turki memiliki batas kesabaran. Selama ini, Ankara mengabaikan provokasi Athena.

Baca juga: Erdogan Salahkan Krisis Energi Eropa pada Sanksi Rusia

Yunani dikabarkan sempat mengunci radar pesawat Turki pada 23 Agustus, dikutip dari Anadolu Agency. Tindakan itu dinilai Erdogan sebagai ancaman.

Erdogan juga menuduh Yunani menggunakan pangkalan militer mereka untuk mengancam Ankara. 

"Jika ancaman yang tidak dibenarkan terhadap kami terus berlangsung dari mereka (Yunani), kesabaran (kami) akan habis," kata Erdogan.

Turki dan Yunani telah lama memiliki konflik klaim teritorial di Laut Aegea dan ruang udara di atasnya.

Ankara mengklaim Athena melanggar kesepakatan internasional karena memiliterisasi kepulauan di dekat pinggir pantai Turki.

Turki juga menuding pertahanan udara Yunani sempat menargetkan jet tempur Turki kala latihan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Mediterania timur. Sementara itu, Yunani menuduh Turki melanggar ruang udara negaranya. (Russia Today/OL-1)

Baca Juga

AFP/Peter PARKS

Hong Kong dan Taiwan Cabut Kewajiban Karantina bagi Pendatang

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 September 2022, 22:45 WIB
Kewajiban tes PCR 48 jam sebelum penerbangan ke Hong Kong akan diganti dengan tes antigen cepat, demikian pernyataan pers Kepala Eksekutif...
AFP

Banjir Mengerikan di Pakistan Tanda Krisis Iklim Global

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:15 WIB
Hujan monsun yang belum pernah terjadi sebelumnya membanjiri sepertiga negara itu menewaskan hampir 1.600 orang dan menggusur lebih dari...
AFP

Protes Kematian Mahsa Amini di Iran Kembali Bergejolak

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 24 September 2022, 17:00 WIB
Iran telah memberlakukan pembatasan ketat pada penggunaan internet dalam upaya untuk menghambat pengunjuk rasa berkumpul dan menghentikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya