Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
VARIAN covid-19 yang sama sekali baru dapat muncul musim dingin ini tetapi vaksin yang ada seharusnya melindungi orang dari penyakit serius dan kematian. Ini dikatakan badan obat UE pada Jumat (2/9).
Komentar itu muncul ketika 27 negara Uni Eropa bersiap untuk meluncurkan kampanye pendorong menjelang gelombang kasus virus korona baru yang dikhawatirkan akhir tahun ini. "Ini akan mencakup campuran vaksin yang baru disetujui untuk jenis omikron yang sekarang dominan dan vaksin asli yang dikembangkan untuk melawan virus yang pertama kali muncul di Tiongkok pada 2019," kata Badan Obat Eropa (EMA).
Namun, orang-orang, "Tidak boleh menunggu vaksin tertentu," kata kepala vaksin EMA Marco Cavaleri dalam konferensi pers. "Mungkin ada varian yang sama sekali baru muncul yang tidak dapat kami prediksi hari ini."
Pada Kamis (1/9), EMA menyetujui vaksin oleh Pfizer/BioNTech dan Moderna yang diadaptasi untuk mengatasi subvarian omikron BA.1 yang lebih awal. Versi Pfizer diperbarui untuk strain BA.4 dan 5 yang sekarang dominan harus disahkan pada pertengahan September dan vaksin Moderna serupa juga sedang dalam proses.
Namun vaksin baru yang disesuaikan dengan omikron ini sebagian besar akan disediakan untuk booster bagi orang tua, yang rentan, wanita hamil, dan petugas kesehatan. Kebanyakan orang malah akan tetap mendapatkan vaksin asli yang dirancang untuk mengatasi jenis virus korona Wuhan.
"Vaksin asli masih mampu melindungi dari penyakit parah dan kematian covid-19, meski kurang efektif dalam mencegah infeksi." Dia mengatakan tidak dikecualikan bahwa varian baru musim dingin ini mungkin berakhir lebih dekat dengan strain omikron sebelumnya yang sekarang sebagian besar telah diambil alih oleh tipe BA.4 dan 5. (AFP/OL-14)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
LAPORAN terbaru Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa covid-19 XFG atau covid-19 varian stratus menjadi varian yang paling dominan di Indonesia.
Pengawasan dan pemantauan di pintu masuk internasional tetap ditingkatkan melalui SatuSehat Health Pass (SSHP).
KASUS Covid-19 kembali naik, Pemerintah Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, mewaspadai munculnya Covid-19 JN1 dengan pengawasan ketat di pintu masuk kota.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
"Jadi bukan dari varian yang menginfeksinya. Kelompok dengan kekebalan rendah seperti lansia, orang dengan komorbid, diabetes, hipertensi, gangguan ginjal khususnya yang tidak terkontrol
"Peningkatan Kasus juga tidak ada hubungannya dengan peningkatan kasus di Singapura ya. Di Indonesia bukan lonjakan tapi peningkatan kasus karena dari 60 ke 267 kasus baru dari minggu ini saja,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved