Senin 25 Juli 2022, 10:46 WIB

Tidak Mempan Dikritik, Junta Myanmar Eksekusi Empat Orang

Cahya Mulyana | Internasional
Tidak Mempan Dikritik, Junta Myanmar Eksekusi Empat Orang

AFP
Ilustrasi: Warga pro demokrasi di Myanmar digelandang pasukan junta militer dengan muka lebam.

 

Junta Myanmar telah mengeksekusi empat tahanan termasuk seorang mantan anggota parlemen dari partai Aung San Suu Kyi, Zeya Thaw, pada Senin (25/7). Hukuman yang ditentang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) menambah panjang catatan kelam junta Myanmar.

"Keempatnya, termasuk aktivis demokrasi, dieksekusi karena memimpin aksi teror brutal dan tidak manusiawi," kata surat kabar Global New Light of Myanmar.

Surat kabar itu mengatakan eksekusi dilakukan di bawah prosedur penjara tanpa mengatakan kapan atau bagaimana keempat pria itu dibunuh. Sebelumnya junta Myanmar telah mendakwa puluhan aktivis anti-kudeta dengan hukuman mati.

Namun empat orang tersebut menjadi yang pertama pelaksanaan hukuman ini. Phyo Zeya Thaw merupakan mantan anggota parlemen dari Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Dia ditangkap junta Myanmar pada November 2021 dan dijatuhi hukuman mati pada Januari 2022 karena pelanggaran di bawah undang-undang anti-terorisme. Aktivis demokrasi terkemuka Kyaw Min Yu lebih dikenal sebagai Jimmy menerima hukuman yang sama dari pengadilan militer.

Dua pria lainnya dan dijatuhi hukuman mati karena membunuh seorang wanita yang mereka duga adalah informan junta di Yangon. Bulan lalu junta Myanmar dikritik dunia internasional usai mengumumkan niat untuk melaksanakan eksekusi mati keempat orang tersebut.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengutuk keputusan junta tersebut. Dia menyebutnya sebagai noelanggaran terang-terangan terhadap hak untuk hidup, kebebasan dan keamanan pribadi.

Phyo Zeya Thaw telah dituduh mengatur beberapa serangan terhadap pasukan rezim, termasuk serangan senjata di kereta komuter di Yangon pada Agustus yang menewaskan lima polisi. (The Straits Times/OL-12)

Baca Juga

Antara

Australia Kecam Pemberian Remisi Umar Patek

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 18:37 WIB
Bagi Australia, kata dia, narapidana dengan kasus tertentu seperti terorisme sulit mendapatkan pengurangan...
AFP

Myanmar Hadapi Krisis BBM dan Sembako

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 18:04 WIB
 Harga bahan bakar minyak (BBM) dan sembilan bahan pokok (Sembako) melambung hingga...
AFP

Myanmar Impor BBM dari Rusia

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 18:03 WIB
Junta Myanmar berencana membeli bahan bakar minyak (BBM) juga gas dari Rusia. Langkah itu untuk meningkatkan stok dan meredam kenaikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya