Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan dunia tengah menghadapi tantangan berat. Misalnya, ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga stabilitas keuangan. Selain itu, ujarnya, pertumbuhan ekonomi dunia dilaporkan turun menjadi 2,6%, sehingga membuat tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dapat tertunda.
Indonesia sebagai Presiden G20 dan bagian dari Global Crisis Response Group, ujar presiden, akan berkontribusi untuk mengatasi masalah ketahanan pangan, energi, dan stabilitas keuangan.
"Saya mencatat banyak inisiatif lain dari berbagai pihak. Insiatif yang ada tersebut harus saling bersinergi dan saling memperkuat, harus memperhitungkan suara negara-negara berkembang, harus mengedepankan dialog," ujar Presiden Jokowi Hal itu disampaikan presiden dalam pidatonya pada High-level Dialogue on Global Development dari Istana Merdeka, Jakarta, yang disiarkan kanal Youtube Sekretriat Presiden, Jumat (24/6).
Presiden Jokowi mendorong semua negara segera bertindak kesempatan pembangunan untuk yang ditargetkan dalam SDGs tidak hilang. Menurut presiden, pentingnya penguatan kemitraan global untuk SDGs yang fokus pada pendanaan pembangunan. Presiden Jokowi menegaskan bahwa kesenjangan pendanaan SDGs meningkat dari USD2,5 triliun per tahun sebelum pandemi menjadi USD4,2 triliun per tahun.
Baca juga: Iran Tanggapi Tuduhan Israel tentang Rencana Pembunuhan di Turki
Selain itu, presiden mengusulkan pendanaan inovatif dengan memperkuat peran sektor swasta. Brazil, Russia, India, China, and South Africa (BRICS), menurutnya harus menjadi katalis bagi penguatan investasi di negara-negara berkembang. Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mendorong penguatan sumber-sumber pertumbuhan baru.
Menurutnya, kerja sama BRICS dengan negara mitra harus mendukung untuk transformasi digital yang inklusif, pengembangan industri hijau dan infrastruktur hijau, serta penguatan akses negara-negara berkembang pada rantai pasok global.
"Sebagai penutup, saya mengajak kita semua untuk bekerja sama. _Recover together, recover stronger_," tandasnya.
High-level Dialogue on Global Development diadakan di Beijing, Tiongkok dengan tema 'Membina Kemitraan Pembangunan Global untuk Era Baru untuk Bersama-sama Melaksanakan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan'. Dalam Dialog tersebut, hadir para pemimpin BRICS dan para pemimpin negara-negara berkembang termasuk Indonesia. (OL-4)
PERIKANAN merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan, hingga ekonomi Nusantara. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Utusan Khusus Presiden Muhamad Mardiono bawa pesan Presiden Prabowo ke Bone Bolango. Fokus pada ketahanan pangan, pasar murah, dan pengelolaan SDA untuk rakyat
Petani memanen padi di area persawahan Desa Wonojoyo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
Dalam kuliah umumnya Prof Connie Rahakundini Bakrie mengingatkan bahwa generasi muda sekarang adalah generasi yang hidup di masa penuh pilihan tapi juga penuh ujian.
Ia menilai sistem global saat ini dikuasai kepentingan negara-negara adidaya, sementara Indonesia kerap terjebak sebagai pasar, bukan subjek yang berdaulat.
Kebudayaan sesungguhnya bisa menjadi jawaban dalam menjawab berbagai tantangan mulai pudarnya ikatan kebangsaan yang kita miliki.
Pelajari faktor pendorong perdagangan internasional! Analisis ekonomi mendalam untuk bisnis global yang sukses dan berkelanjutan.
MENGHADAPI era digitalisasi global, Indonesia harus berbenah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved