Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Di Tengah Invasi, Rusia Pererat Bisnis dengan Tiongkok

Cahya Mulyana
17/6/2022 14:32
Di Tengah Invasi, Rusia Pererat Bisnis dengan Tiongkok
Pekerja berjalan di samping peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.(Antara)

Rusia dan Tiongkok meningkatkan kerja sama perdagangan melalui Dialog Bisnis Rusia-Tiongkok digelar pada Kamis (16/6) di kota pelabuhan St Petersburg, Rusia. Gelaran dalam kerangka kerja Forum Ekonomi Internasional St Petersburg (SPIEF) ke-25 itu menjadi pertemuan paling harmonis di antar kedua negara pasca Kremlin menginvasi Ukraina.

Duta Besar Tiongkok untuk Rusia Zhang Hanhui mengatakan dengan dipandu semangat saling menghormati, kesetaraan, dan mengupayakan hasil yang saling menguntungkan. Kedua negara akan melanjutkan kerja sama ekonomi dan perdagangan seperti biasa dan berkolaborasi untuk mencapai target peningkatan volume perdagangan bilateral hingga US$200 miliar pada 2024.

Sementara itu, Presiden Serikat Industrialis dan Pengusaha Rusia Alexander Shokhin dalam pidatonya mencatat berbagai produk Tiongkok mengamankan pangsa pasar yang lebih besar di Rusia, dan lebih banyak produk pertanian Rusia diterima dengan baik di Tiongkok.

Menurut perwakilan perdagangan Rusia di Tiongkok Alexei Dakhnovsky, terdapat prospek luas bagi kedua negara untuk berinvestasi dan bekerja sama di bidang energi, transportasi, infrastruktur, dan pertanian.

Dialog Bisnis Rusia-Tiongkok telah diselenggarakan beberapa kali sejak 2018 dalam kerangka kerja SPIEF dan Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Rusia.

Dengan mengusung tema Peluang Baru di Dunia Baru, SPIEF ke-25 diadakan di kota terbesar kedua di Rusia mulai Rabu (15/6) hingga Sabtu (18/6). Sejak 1997, forum itu menjadi platform global terkemuka bagi komunitas bisnis untuk membahas sejumlah isu ekonomi penting yang dihadapi Rusia, pasar negara berkembang, dan dunia. (Xinhua/OL-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya