Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKHIR pekan lalu, pengunjung di sebuah kebun binatang di Swiss bisa menyaksikan seekor kura-kura raksasa Galapagos albino yang langka. Kura-kura itu dilahirkan pada Mei lalu.
Bayi kura-kura itu langka karena kulitnya yang putih dan matanya yang merah. Kura-kura itu memiliki berat badan sekitar 50 gram dan cukup di satu telapak tangan.
Albinisme adalah kondisi genetik yang menyebabkan minim atau tidak adanya produksi pigmen melanin, yang menentukan warna kulit, rambut, dan mata. Pada binatang, kondisi ini biasanya dikuti hilangnya penglihatan dan pendengaran.
Baca juga: Tiga Singa dan Dua Puma di Kebun Binatang Afsel Positif Covid-19
Kondisi itu sebelumnya tidak pernah ditemukan di spesies kura-kura, yang kulit dan cangkangnya biasanya berwarna hitam, baik di penangkaran maupun di alam liar.
"Kami mendapatkan karunia dari Tuhan," ujar Philippe Morel, pemilik Kebun Binatang Tropiquarum di Desa Servion, Swiss.
Morel mengatakan menjadi daya tarik baru di kebun binatangnya dengan anak-anak sekolah terkagum-kagum melihat binatang itu dari balik kaca.
Serikat Internasional Konservasi Alam (IUCN) mengklasifikasikan kura-kura raksasa Galapagos, yang bisa berusia hingga 200 tahun, sebagai spesies yang terancam punah.
Saat ini, diperkirakan ada 23 ribu kura-kura yang masih hidup di Kepulauan Galapagos.
Morel mengatakan kura-kura albino kemungkinan hanya akan hidup selama beberapa pekan di alam liar namun dia berharap, di kebun binatangnya, kura-kura itu bisa berumur panjang.
"Sangat gila melihat dia mendaki. Dia lebih aktif dibandingkan yang lain," ungkap Morel.
Kelahiran kura-kura itu juga merupakan kejadian yang luar biasa karena kura-kura umumnya sulit bereproduksi karena ukurannya, bisa mencapai 200 kilogram.
Tingkat kesuksesan kelahiran spesies itu hanya sekitar 2%. (AFP/OL-1)
Pengacara keluarga Cyane Panine mengungkap fakta baru terkait kebakaran maut di Bar Le Constellation, Swiss. Pemilik dituduh lalai hingga tewaskan 40 orang.
Tim Polandia resmi menjadi juara United Cup 2026 setelah mengalahkan Swiss 2-1 di final. Iga Swiatek dan Hubert Hurkacz catat sejarah baru.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia menuntut keterlibatan nyata lintas generasi, khususnya generasi muda.
KLH/BPLH menentapkan dua desa bagi sebagai desa konservasi untuk perlindungan Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) di kawasan Sungai Mahakam,
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Kakapo, burung beo endemik Selandia Baru yang tak bisa terbang, terancam punah akibat siklus kawin langka dan keragaman genetik rendah. Ini penjelasan ilmiahnya.
PRESIDEN Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris dan Swis dengan agenda penguatan kerja sama ekonomi, pendidikan, serta komitmen konservasi lingkungan
Pengelolaan kawasan konservasi ini juga mengintegrasikan kearifan lokal dan memperkuat peran masyarakat dalam menjaga sumber daya laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved