Selasa 17 Mei 2022, 17:00 WIB

Kongres AS akan dengar Kesaksian soal UFO, Pertama dalam 50 Tahun

Mediaindonesia | Internasional
Kongres AS akan dengar Kesaksian soal UFO, Pertama dalam 50 Tahun

Handout / DoD / AFP
Tangkapan kamera yang diduga benda tidak dikenal terbang di langit ameria serikat pada tahun 2020

 

DUA pejabat intelijen pertahanan Amerika Serikat dijadwalkan akan bersaksi di depan Kongres AS pada besok tentang apa yang diketahui pemerintah tentang benda terbang tak dikenal (UFO).

Sidang tentang UFO itu menjadi yang pertama kali digelar dalam lebih dari 50 tahun. Kesaksian di depan subkomite intelijen DPR AS itu dilakukan 11 bulan setelah muncul laporan tentang 140 lebih kasus "fenomena udara tak dikenal" (UAP), menurut istilah pemerintah, yang dilaporkan oleh pilot-pilot militer AS sejak 2004.

Istilah yang lebih populer, UFO, telah lama banyak dikaitkan dengan pesawat makhluk luar angkasa, yang tidak disebut dalam laporan UAP pada Juni tahun lalu.

Fokus laporan itu adalah kemungkinan dampaknya terhadap keamanan nasional dan keselamatan penerbangan.

Namun, laporan itu mencantumkan sejumlah UAP yang sebelumnya diungkap dalam rekaman video yang dirilis Departemen Pertahanan AS tentang benda angkasa misterius.

Benda itu menunjukkan kecepatan dan kemampuan manuver yang melebihi teknologi penerbangan saat ini dan tidak tampak memiliki propulsi atau kendali terbang.

Kesaksian pada Selasa diperkirakan akan memeriksa ulang temuan dalam laporan itu, yang berisi sembilan halaman "penilaian awal" dan disusun oleh Kantor Direktur Intelijen Nasional dan gugus tugas angkatan laut yang dibentuk Dephan AS pada 2020.

"Warga Amerika layak mendapatkan keterbukaan penuh," kata Ketua Komite Intelijen Adam Schiff dalam pernyataan pekan lalu untuk mengumumkan rencana sidang itu.

Baca juga: Hizbullah di Parlemen Libanon Ingatkan Saingannya tidak Bela Israel

Para analis pertahanan dan intelijen yang melakukan penilaian tidak menyebutkan asal muasal 144 penampakan dalam laporan itu, kecuali satu kasus yang dikatakan sebagai sebuah balon terbang yang kempis.

Gugus tugas AL yang menyusun laporan itu diganti pada November dengan badan baru di Dephan AS bernama Kelompok Identifikasi dan Sinkronisasi Manajemen Benda Udara.

Ronald Moultrie, menteri muda pertahanan yang memimpin kelompok itu, adalah satu dari dua pejabat yang dipanggil untuk memberikan kesaksian pada Selasa. Pejabat lainnya adalah Scott Bray, wakil direktur intelijen angkatan laut.

Keduanya dijadwalkan bersaksi secara tertutup setelah kesaksian umum digelar.

Meskipun tidak memberikan kesimpulan, laporan tahun lalu itu mengatakan penampakan UAP kemungkinan tidak memiliki penjelasan tunggal.

Data dan analisis lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah mereka mewakili sebentuk sistem udara eksotis yang dikembangkan secara rahasia oleh pemerintah AS atau entitas bisnis, atau oleh kekuatan asing lain seperti China atau Rusia, menurut laporan itu.

Para analis belum mengesampingkan kemungkinan kasus-kasus UAP itu berasal dari luar bumi, kata pejabat senior AS kepada pers jelang penerbitan laporan tahun lalu.

Namun, laporan itu sendiri menghindari menyebut secara eksplisit kemungkinan tersebut.

Kendati demikian, laporan itu menandai titik balik bagi pemerintah AS setelah berpuluh-puluhan tahun menyanggah dan mendiskreditkan laporan tentang UFO dan "piring terbang" sejak 1940-an.

Sidang itu juga akan menandai dengar pendapat pertama di kongres tentang masalah tersebut sejak Angkatan Udara AS pada 1969 menghentikan program Project Blue Book, yang hasilnya tidak meyakinkan.

Selama 17 tahun, proyek itu mengumpulkan 12.618 kasus penampakan UFO, 701 di antaranya melibatkan benda-benda yang secara resmi masih dianggap "tak dikenal".

Namun, AU AS kemudian mengatakan pihaknya tidak menemukan indikasi adanya ancaman keamanan nasional atau bukti adanya kendaraan dari luar angkasa.(Ant/OL-4)

Baca Juga

AFP/BRIAN W.J. MAHY/HO

Afrika Darurat Vaksin dan Alat Tes Cacar Monyet

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 05:00 WIB
Afrika tidak mempunyai vaksin cacar monyet dan persediaan alat tes juga...
Dok. Biro Setpres

Misi Perdamaian Jokowi ke Rusia dan Ukraina Membuahkan Hasil

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:14 WIB
Setelah melalui diskusi yang cukup panjang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Jokowi mendapat kepastian bahwa pasokan produk pangan dan...
AFP/Adam Berry.

Wapres Parlemen Eropa: Sebut Israel Apartheid itu Antisemitisme

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:54 WIB
Selama 18 bulan terakhir, Human Rights Watch dan Amnesty International menerbitkan laporan yang menuduh Israel melakukan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya