Kamis 05 Mei 2022, 16:31 WIB

Polisi Israel Kembali Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

 Nur Aivanni | Internasional
Polisi Israel Kembali Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

AHMAD GHARABLI / AFP
Polisi Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa dan sempat bentrok dengan warga muslim Palestina di Jerusalem, Palestina, Kamis (5/5).

 

BENTROKAN meletus antara polisi Israel dan warga muslim Palestina di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem pada Kamis (5/5). Itu terjadi setelah ketegangan di tempat suci itu mereda.

Polisi Israel mengatakan mereka telah mengusir puluhan perusuh yang telah melemparkan batu dan benda lain ke arah pasukan keamanan.

Seorang koresponden AFP mengatakan ada banyak polisi di depan masjid, sementara Bulan Sabit Merah Palestina belum melaporkan adanya korban dari kekerasan tersebut.

Sejak pertengahan April 2022, bentrokan antara polisi Israel dan warga Palestina telah melukai hampir 300 orang di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Situs itu merupakan situs tersuci ketiga bagi umat Islam. Itu juga merupakan tempat tersuci bagi orang Yahudi, yang dikenal sebagai Temple Mount.

Orang-orang Palestina marah dengan meningkatnya kunjungan orang Yahudi ke kompleks itu, di mana menurut konvensi lama orang Yahudi dapat berkunjung tetapi tidak diizinkan untuk berdoa.

Baca juga: PBB Minta Selidiki Tindakan Polisi Israel di Masjid Al-Aqsa

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan negara Yahudi tersebut tidak akan mengubah status quo itu.

Pekan lalu, penguasa Jalur Gaza Hamas mengancam Israel dengan roket dan serangan sinagoga jika pasukan Israel melakukan serangan lebih lanjut di situs tersebut.

Sebuah serangan oleh polisi Israel ke kompleks bulan lalu memicu kecaman luas dari para pemimpin regional.

Yordania, yang mengelola tempat-tempat suci Yerusalem, menuduh Israel mengganggu status quo lama yang memungkinkan semua agama untuk beribadah di tempat-tempat suci mereka di kota itu.

Kekerasan yang meningkat sejak 22 Maret 2022 telah menewaskan 12 warga Israel, termasuk seorang polisi Arab-Israel, dan dua warga Ukraina dalam empat serangan terpisah di dalam wilayah Israel. Dua dari serangan mematikan itu dilakukan di daerah Tel Aviv oleh warga Palestina.

Sebanyak 26 warga Palestina dan tiga orang Arab Israel tewas dalam periode yang sama, di antaranya pelaku penyerangan dan mereka yang tewas oleh pasukan keamanan Israel dalam operasi Tepi Barat. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP

Zelenskyy Ingin Bertemu Putin agar Perang Berakhir

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 27 Mei 2022, 19:31 WIB
Zelenskyy mengungkapkan sejumlah cara telah dilakukan Ukraina untuk menghentikan agresi Rusia. Pihaknya tidak pernah absen membawa tawaran...
SERGEY BOBOK / AFP

Jika Krisis Pangan Meluas, Zelenskyy: Salahkan Rusia

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 27 Mei 2022, 18:23 WIB
Ia mengatakan dampak serangan Rusia yang belum berhenti sejak 24 Februari 2022 telah menghancurkan pasokan perdagangan...
Matt Dunham / POOL / AFP

Zelenskyy Harap G20 Hentikan Agresi Rusia

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 27 Mei 2022, 18:13 WIB
Namun Zelenskyy mengaku tidak bisa hadir ke forum tersebut secara langsung. Sebagai presiden dan panglima tertinggi harus tetap berada di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya