Kamis 28 April 2022, 21:03 WIB

Shanghai Kini Fokus pada Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Nur Aivanni | Internasional
Shanghai Kini Fokus pada Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Hector RETAMAL / AFP
Petugas dengan pakaian pelindung diri menggeser kotak di gerbang masuk perumahan bersaman lockdown di Distrik Jing'an, Shanghai, Rabu (27/4)

 

KOTA Shanghai yang dilanda covid-19 kini fokus untuk meningkatkan tingkat vaksinasi di antara kelompok lansia ketika jumlah kasus harian covid-19 menurun.

Kasus baru tanpa gejala di kota tersebut turun menjadi 9.330 pada 27 April, turun 22% dari hari sebelumnya dan tingkat terendah dalam 24 hari, dengan infeksi bergejala, juga turun hampir seperlima.

Dengan wabah yang masih pada tahap kritis, kata Wakil Direktur Komisi Kesehatan Kota Zhao Dandan, setiap distrik di Shanghai sekarang mengoordinasikan tindakan pencegahan dan pengendalian dengan upaya vaksinasi yang berfokus pada lansia.

"Dengan syarat risiko epidemi dikendalikan, dan dengan lansia sebagai titik fokus, kami secara aktif mempromosikan vaksinasi covid-19," katanya dalam pengarahan, pada Kamis.

Meskipun varian omikron yang lebih menular kurang ganas daripada varian pendahulunya, para ahli medis Tiongkok telah membenarkan tanggapan "nol dinamis" negara itu dengan menunjukkan bahwa ribuan orang masih bisa meninggal jika menyebar ke populasi lansia yang rentan.

Baca juga: Lagi, Shanghai Catat 51 Kematian Akibat Covid-19

Sebanyak 47 orang yang dilaporkan meninggal karena covid-19 di Shanghai pada 27 April memiliki usia rata-rata 84,7 tahun.

Dari 285 kematian terkait covid-19 di kota itu tahun ini, sebagian besar telah berusia lanjut, dengan banyak yang tidak divaksinasi dan menderita kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Zhao mengatakan bahwa 3,6 juta penduduk berusia 60 tahun atau lebih telah divaksin lengkap sejauh ini, yang berjumlah 62% dari total populasi kota dalam kelompok usia tersebut. Dia mengatakan 38% dari mereka yang berusia di atas enam puluhan juga telah menerima vaksin booster.

Jumlah infeksi di luar area karantina di Shanghai mencapai 192 pada 27 April, naik dari 171 pada hari sebelumnya. Kota itu bertujuan untuk menurunkan angkanya menjadi nol.

Pada Rabu (27/4), Zhao mengatakan bahwa daerah-daerah yang telah membasmi infeksi di luar zona karantina akan diizinkan untuk melonggarkan pembatasan. (CNA/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/Benoit PEYRUCQ

Pelaku Teror Paris Divonis Seumur Hidup

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 30 Juni 2022, 05:30 WIB
Salah Abdeslam, warga Prancis keturunan Maroko itu ditangkap hidup-hidup oleh kepolisian Prancis, empat bulan setelah aksi teror di Paris...
AFP/Sergei SUPINSKY

Ukraina Putuskan Hubungan dengan Suriah karena Akui Negara Separatis

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 30 Juni 2022, 04:52 WIB
Suriah memicu kemarahan Ukraina setelah menjadi negara pertama di dunia selain Rusia yang mengakui kemerdekaan kedua negara separatis itu,...
AFP/LOUAI BESHARA

Suriah Akui Kemerdekaan Dua Negara Separatis Ukraina

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 30 Juni 2022, 04:44 WIB
"Republik Arab Suriah memutuskan untuk mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Republik Rakyat Lugansk dan Republik Rakyat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya