Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
UKRAINA, pada Rabu, mengatakan bahwa pasukan Rusia telah mendorong lebih dalam ke timur negara itu dan merebut beberapa desa sebagai bagian dari serangan Moskow untuk menguasai Donbas.
Moskow mengatakan awal bulan ini bahwa pihaknya menarik pasukan penyerangnya dari sekitar ibu kota Kyiv untuk memfokuskan upaya militernya untuk merebut Donetsk dan Lugansk di Ukraina timur.
Baca juga: Tiongkok-Iran Tingkatkan Kerja Sama Militer
Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa pasukan Rusia telah mengusir tentara Kyiv dari Velyka Komyshuvakha dan Zavody di wilayah timur laut Kharkiv dan telah menguasai Zarichne dan Novotoshkivske di Donetsk.
Zarichne hanya 50 kilometer (30 mil) dari pusat regional Kramatorsk, di mana serangan Rusia bulan ini di sebuah stasiun kereta api yang mengangkut warga ke tempat yang aman di timur menyebabkan puluhan orang tewas.
Kementerian Pertahanan memperingatkan bahwa pasukan Rusia melanjutkan serangan ke arah Nyzhnye dan Orikhiv di wilayah Zaporizhzhia.
Separatis pro-Rusia telah menguasai wilayah Donetsk dan Lugansk sejak 2014 ketika Kremlin mencaplok semenanjung Krimea menyusul demonstrasi jalanan yang menggulingkan pemimpin Ukraina yang bersahabat dengan Moskow.
Rusia mengatakan serangan di timur akan menciptakan perbatasan darat antara wilayah yang dikuasai separatis dan semenanjung Laut Hitam. (AFP/Nur/OL-6)
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved