Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN mengatakan, Senin (25/4), bahwa putaran terakhir pembicaraan dengan saingan regionalnya, Arab Saudi, bernilai positif dan serius serta menyuarakan harapan untuk kemajuan lebih lanjut segera. Teheran dan Riyadh, yang memutuskan hubungan diplomatik pada 2016, mengadakan empat putaran pembicaraan di Irak antara April dan September tahun lalu, dengan pertemuan kelima pada Kamis lalu.
"Perundingan putaran kelima antara Iran dan Arab Saudi di Baghdad positif dan serius dan melihat kemajuan," kata juru bicara kementerian luar negeri Saeed Khatibzadeh kepada wartawan. Iran yang mayoritas Muslim Syiah dan kerajaan Suni Arab Saudi mendukung pihak-pihak yang bersaing dalam beberapa konflik, termasuk di Yaman saat Teheran mendukung pemberontak Houthi dan Riyadh memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah.
Pada 2016, pengunjuk rasa Iran menyerang misi diplomatik Saudi di republik Islam itu setelah kerajaan itu mengeksekusi ulama Syiah yang dihormati, Nimr al-Nimr. Riyadh menanggapi dengan memutuskan hubungan dengan Teheran.
Baca juga: Orang-Orang Bersenjata Bunuh Pengawal Jenderal Revolutionary Guards Iran
Kantor berita Iran Nour melaporkan pembicaraan terakhir dihadiri oleh pejabat senior dari sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan kepala dinas intelijen Saudi. Ia menambahkan bahwa para menteri luar negeri kedua negara diperkirakan akan bertemu dalam waktu dekat.
Khatibzadeh mengatakan bahwa jika negosiasi ditingkatkan ke tingkat politik kelas satu, dapat diharapkan bahwa kemajuan dapat dicapai dengan cepat di berbagai sektor pembicaraan. Juru bicara itu juga mengatakan kesepakatan telah dicapai untuk mengadakan putaran negosiasi berikutnya antara Iran dan Arab Saudi, tetapi dia tidak menentukan tanggal. (AFP/OL-14)
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia atau KBRI di Riyadh menyampaikan tidak menggelar salat Ied atau salat Idul Fitri 1447 H/2026 M secara berjamaah karena konfisi konflik di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kepulangan sejumlah jemaah umrah Indonesia yang tertahan di Arab Saudi.
Senator AS Lindsey Graham ancam putus kerja sama pertahanan jika Arab Saudi menolak gabung perang Iran. Riyadh dan UEA tegaskan wilayahnya tak boleh dipakai menyerang.
HARI kedua kunjungan Paus Leo ke Libanon menjadi panggung seruan persatuan lintas agama di tengah kebuntuan politik yang terus mencengkeram negeri itu.
PEMERINTAH Uttar Pradesh menunjuk kepala eksekutif (CEO) penuh waktu untuk Dewan Wakaf Pusat Suni dan Syiah.
Syekhul Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib dalam pidatonya di Konferensi Dialog Intra-Islam pada akhir Februari 2025 di Bahrain menyinggung persatuan, Palestina, dan Suni-Syiah.
Mohammed al-Julani berbicara tentang perubahannya selama perjalanan itu. Dari pejuang muda Al-Qaeda dua dekade lalu, ia menjadi komandan pemberontak yang menganut toleransi sektarian.
Bagaimana pembentukan Hizbullah lebih rinci lagi dan perkembangannya hingga kini? Berikut uraiannya.
Syekh Al-Azhar Ahmed Al-tayeb menyampaikan seruan untuk menguatkan dialog antara berbagai kelompok dan mazhab di internal umat Islam demi menguatkan Islam dan persatuan umat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved