Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Uttar Pradesh, India, menunjuk kepala eksekutif (CEO) penuh waktu untuk Dewan Wakaf Pusat Suni dan Syiah.
Menurut perintah yang dikeluarkan pada Jumat (7/3), Monis Ali Siddiqui akan menjabat sebagai CEO Dewan Wakaf Pusat Sunni UP. Zeeshan Rizvi telah ditunjuk sebagai CEO Dewan Wakaf Pusat Syiah UP.
Pengangkatan tersebut dikonfirmasi melalui perintah oleh sekretaris kepala tambahan, departemen kesejahteraan minoritas dan wakaf, Monika S Garg.
Zeeshan Rizvi sebelumnya menjabat sebagai CEO di Dewan Wakaf Syiah. Monis Ali Siddiqui saat ini pengawas keuangan koperasi di Lucknow.
Sampai saat ini, Aziz Ahmed menangani tanggung jawab CEO untuk kedua Dewan Wakaf tersebut setelah pengangkatannya pada Juni 2024 sesuai dengan arahan pengadilan tinggi.
Sebelumnya, kedua Dewan Wakaf beroperasi tanpa CEO selama bertahun-tahun. Setelah Dewan Wakaf Sunni, masa jabatan Dewan Wakaf Syiah juga berakhir.
Namun, pemilihan untuk pembentukan dewan direksi belum dilaksanakan. Ini menunda pengangkatan CEO baru. (Hindustan Times/I-2)
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved